gedun kpk foto tempo
Ilustrasi Foto: Gedung KPK. [TEMPO]

Komisi III DPR RI meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, meningkatkan kerja sama dengan berbagai institusi mengingat saat ini ada tiga orang dalam daftar pencarian orang (DPO) yang berada di luar negeri.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengatakan bahwa kerja sama ini diharapkan bisa memudahkan pencarian lintas negara.

“Karena ini sudah lintas negara, jadi juga perlu kerja sama lintas institusi, seperti dengan kepolisian, juga Kemenkumham,” kata Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (12/3).

Selain itu, kata Sahroni, upaya pencarian DPO ini mesti ditingkatkan. Tujuannya agar pengusutan kasus korupsi di Indonesia dapat segera menemukan titik terang.

“Jadi kalau cepat ditemukan kan bisa segera dilimpahkan kasusnya ke pengadilan dan segera diputuskan, jadi publik juga tidak perlu lama menunggu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sahroni menuturkan bahwa KPK juga mesti segera berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM jika orang dalam DPO itu sudah ditemukan.

“Di mana jika DPO tersebut ditemukan, Kemenkumham dapat dengan cepat melakukan ekstradisi ke Indonesia. Jadi memang sinerginya penting sekali di sini,” ucap Sahroni.

Sahroni merilis pernyataan ini setelah Firli mengungkapkan ada tiga dari tujuh buronan atau tersangka yang masuk dalam DPO berada di luar negeri.

Selain itu, Firli juga menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan tujuh buronan tersebut masih hidup atau tidak saat ini.

“Sampai hari ini belum ada kabar berita ada seseorang para DPO itu yang dikuburkan karena meninggal dunia, dan belum juga kita menemukan nisan di mana dia dimakamkan dan siapa yang memakamkan,” tuturnya.[]

Sumber: CNNIndonesia

Komentar