Tidak Ada WNI Korban dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea Selatan

Pesawat Jeju Air. Foto : dok. Instagram @jejuair_official
Pesawat Jeju Air. Foto : dok. Instagram @jejuair_official

PM, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216 di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12/2024).

“Kemlu dan KBRI Seoul terus memantau perkembangan kecelakaan ini. Berdasarkan informasi awal dari otoritas setempat, tidak terdapat penumpang WNI dalam pesawat tersebut,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, dalam pesan tertulisnya kepada media.

Pesawat Jeju Air 7C2216 yang membawa 175 penumpang dan enam awak mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Muan setelah penerbangan dari Bangkok, Thailand. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat (00.00 GMT).

Menurut laporan Kementerian Transportasi Korea Selatan, kecelakaan tersebut mengakibatkan 62 korban meninggal dunia, sementara dua penumpang berhasil diselamatkan. Beberapa laporan lain menyebutkan ada tiga korban yang selamat. Penyebab kecelakaan diduga akibat kerusakan pada roda pendaratan, sehingga memicu kebakaran hebat yang hampir menghancurkan seluruh badan pesawat.

Para korban dilaporkan termasuk 25 pria dan 37 wanita. Dua warga negara Thailand juga disebut berada di dalam pesawat.

Kemlu RI dan KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan tidak ada keterlibatan WNI dalam peristiwa tragis ini.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

ace9fb37 62e0 4fc8 9860 4da002e220001
Forkopimcam Darul Kamal bersama tokoh dan masyarakat berziarah dan doa bersama ke Makam Tgk Chik Empee Trieng, salah satu ulama besar di Aceh, Kamis (16/3/2023). [Dok. Ist]

Jelang Ramadhan, Warga Ziarah ke Makam Tgk Chik Empee Trieng

IMG 20210124 WA0116 min1
Aminullah Usman saat bertemu KH Cholil Nafis di The Gade Coffee, Kampung Baru, Banda Aceh pada Minggu (24/1/2021) malam. (Foto/Humas)

Masyarakat Ekonomi Syariah Diajak Dukung Qanun LKS