ilustrasi gajah mati di Aceh

PM, Banda Aceh–Agam, seekor anak gajah Sumatera (Elephan Maximus Sumatranus) berusia dua tahun mati dalam perawatan di Pusat Latihan Gajah (PLG), Saree, Kabupaten Aceh Besar. Sebelumnya, Pomeurah ini mengalami cedera berat di pangkal kaki kanan karena terjatuh beberapa hari lalu.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)  Aceh, Genman Hasibuan, Senin (27/10) mengatakan, anak gajah jantan yang diberi nama Agam itu, ditemukan tim BKSDA di hutan Aceh Timur beberapa bulan lalu dalam keadaan yatim-piatu. Beberapa hari lalu ia mengalami cedera di bagian kaki saat bermain.

“Informasi yang saya terima, anak gajah itu mati pada Minggu (26/10) petang karena sudah tidak sanggup lagi mengunyah makanan dan tidak mampu lagi berdiri,” kata Genman.

Menurutnya, untuk mengobati Agam pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin. Selain menurunkan tim dokter hewan dari BKSDA juga mendatangkan dokter ahli dari Thailad. Tetapi, pengobatan tidak membuahkan hasil.

Bangkai anak gajah itu, katanya, langsung dikuburkan tim BKSDA beberapa saat setelah diketahui tak bernyawa.”Kami sudah melakukan berbagai cara mengobatinya, tapi inilah kenyataanya, gajah ini mati karena tidak sanggub bangun dari semenjak dia jatuh,” ungkapnya. (PM-016)

Komentar