Carlos Bacca ( Reuters / Kai Pfaffenbach)

Warsawa – Sevilla muncul sebagai pemenang dalam duel sengit di final Liga Europa usai mengalahkan Dnipro Dnipropetrovsk 3-2 di Stadion Nasional Warsawa, Kamis (28/5) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan yang dicetak Carlos Bacca di pertengahan babak kedua membuat Sevilla berhasil mempertahankan gelar juara Liga Europa.

Bagi anak asuh Unai Emery kemenangan yang diraih atas Dnipro juga mengantarkan mereka meraih gelar keempat di kompetisi kasta kedua Eropa ini. Bukan itu saja, musim depan Los Nervionenses juga berhak tampil di pentas Liga Champions musim depan usai muncul sebagai juara Liga Europa musim ini.

Dnipro unggul lebih dahulu saat pertandingan di Stadion Nasional Warsawa baru berjalan 10 menit. Umpan silang akurat Matheus tepat mengarah ke Nikola Kalinic yang berada di kotak penalti dan sundulan akuratnya berhasil menjebol gawang Sergio Rico. Skor berubah 1-0.

Selepas keunggulan itu, Dnipro memilih untuk bertahan dan sesekali melakukan serangan balik sedangkan Sevilla kian gencar melakukan serangan mencari gol penyama kedudukan.

Pada menit ke-27, Jose Antonio Reyes yang bertindak sebagai kapten di laga ini hampir saja menyamakan kedudukan andai tendangan kerasnya tidak diblok secara gemilang oleh Denys Boyko.

Satu menit selepas peluang yang gagal itu, Sevilla berhasil menyamakan skor melalui Gregory Krychowiak. Memanfaatkan umpan Carlos Bacca, tembakan gelandang bertahan Sevilla ke sisi kanan gawang tidak mampu dijangkau Boyko dan membuat kedudukan sama kuat 1-1.

Tiga menit pasca gol Krychowiak, striker asal Kolombia Carlos Bacca gantian menjebol gawang Dnipro. Kali ini, Bacca tidak menyia-yiakan umpan matang Reyes untuk membawa Sevilla berbalik unggul 2-1.

Tertinggal hanya dalam tempo tiga menit dari Sevilla membuat Dnipro memilih lebih ofensif menghadapi serangan gencar Sevilla yang mengandalkan kecepatan Aleix Vidal di sisi kanan dan Benoit Tremoulinas di sisi kiri.

Gol yang ditunggu Dnipro datang satu menit jelang turun minum. Kapten tim Ruslan Rotan membuat skor kembali sama kuat 2-2 berkat tendangan bebas indah yang menjebol gawang Rico.

Di babak kedua, tempo pertandingan tidak secepat babak pertama.  Peluang emas di babak kedua baru lahir pada menit ke-63 yang didapat Dnipro melalui Yevhen Konoplyanka namun tendangannya masih melebar.

Sevilla langsung membalas tiga menit berselang. Kali ini, Sevilla hampir saja mencetak gol keduanya di laga ini andai tandukannya tidak diblok secara gemilang oleh Boyko. Di menit ke-73, Bacca kembali mendapatkan peluang emas dan kali ini peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol sekaligus mengubah skor menjadi 3-2.

Sembilan menit jelang bubaran, Kalinic coba menyamakan skor bagi Dnipro untuk kedua kalinya di laga ini. Namun, upaya kerasnya untuk menjebol gawang Rico masih terbentur ketatnya tembok pertahanan Sevilla.

Pada menit ke-86, suasana stadion Nasional Warsawa mendadak hening setelah Matheus mendadak terjatuh setelah beberapa saat sebelumnya berduel udara dengan Tremoulinas. Matheus akhirnya harus ditarik keluar dan Dnipro harus bermain dengan 10 orang.

Kondisi ini membuat wakil Ukraina itu kesulitan mencetak gol untuk menyamakan skor menjadi 3-3 meskipun sempat memberikan ancaman ke gawang Sevilla di detik-detik akhir pertandingan melalui sepak pojok. []

Komentar