ilustrasi

PM, Aceh Singkil – Usulan Wakil ketua DPR Aceh Drs.Sulaiman Abda, untuk memindahkan ibukota Singkil ke kawasan Rimo, menuai kecaman dari berbagai kalangan di wilayah tersebut. Wakil ketua DPRA itu dinilai telah melukai hati  masyarakat, khususnya Kecamatan Singkil.

TERKAIT : Sulaiman Abda usul Ibukota Aceh Singkil Pindah ke Rimo

Sebelumnya, Sulaiman Abda mengusulkan ibukota kabupaten Aceh Singkil yang selama ini di Kecamatan Singkil dipindahkan ke wilayah Rimo kecamatan Gunung Meriah. Usulan pemindahan ibukota kabupaten tersebut menyusul banjir yang rutin melanda daerah itu setiap tahunnya.

Pernyataannya itu sontak membuat publik Singkil geram dan menilai Sulaiman Abda tidak mengetahui sejarah. Kritikan dan kecaman warga Singkil saat ini bermunculan di media sosial seperti Facebook.

“Kalau SINGKIL masih dianggap ACEH, tolong jangan lukai hati kami, orang Singkil diam bukan berarti BODOH,  dan kami akan minta pertanggung jawaban Saudara Terkait pernyataaan Saudara yang telah menyakiti hati dan perasaan kami. #####  KABUPATEN SINGKIL ADA BUKAN HADIAH TAPI PERJUANGAN #####” Tulis Akun Mansurdin warga Teluk Rumbia.

Selain itu, datang pertanyaan dari Akun Selamat Riady tentang pernyataan Sulaiman Abda,  ada apa gerangan?  “Dari tanggal 09 November 17 sd tanggal 15 November 17, aktivitas Kantor Bupati Aceh Singkil terletak di Kecamatan Singkil dan Dinas terkait berjalan seperti biasa, kegiatan Sosial Ekonomi masyarakat Kecamatan Singkil berjalan sebagai mana biasa, Heran bagaikan petir di siang bolong muncul usulan pemindahan pusat Ibu kota Kabupaten Aceh Singkil..??Ada apa gerangan .??”

Bukan hanya Mansurdin dan selamat Riady, juga datang dari salah tokoh Singkil atas akun Azwar Tanjung “Yang perlu tuan-tuan ketahui, banjir yang rutin dialami daerah ini bukanlah kami penyebabnya.Tapi, ini tidak lepas dari kebijakan tuan-tuan yang memberi izin sejumlah perusahaan HPH dan HGU untuk mengeksploitasi dan mengalih fungsi kan hutan kami secara serampangan” ()

Komentar