WhatsApp Image 2020 11 11 at 11 39 44
Bupati Aceh Besar saat sedang memeriksa kesiapan peralatan penanggulangan bencana, pada Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Besar, di Lapangan Bungong Jeumpa, Jantho, Rabu, (11/11/2020). (Dok. Media Center Aceh Besar)

PM, Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana di Lapangan Bungong Jeumpa, Jantho, Rabu (11/11/2020). Kegiatan ini dalam rangka persiapan pergantian musim, dari kemarau ke musim penghujan.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali selaku inspektur meminta semua pihak untuk selalu siap siaga dan waspada dalam menghadapi bencana.

“Kita tahu bersama, kondisi geografis Aceh Besar yang sangat kompleks, sangat berpotensi terkena bencana, dan kita tidak pernah tahu itu kapan terjadi, kapan menimpa kita, maka itu kita harus aware dalam hal ini,” ujar Mawardi Ali.

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat harus tangguh dalam menghadapi bencana apapun jenisnya. Mawardi menyampaikan tiga pola masyarakat tangguh, di antaranya memiliki kemampuan antisipasi terhadap ancaman bencana.

“Masyarakat tangguh juga memiliki kemampuan untuk menghindar, dan yang paling utama ialah bisa beradaptasi terhadap dampak yang ditimbulkan, ini berlaku untuk semua kalangan,” jelas Mawardi.

Kemudian tambah Bupati Aceh Besar, ia meminta semua pihak untuk bersinergi menghadapi bencana. Ia mengacu pada arahan Presiden RI pada rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana tahun 2020 yang berlangsung di Sentul Convention Hall.

Seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah, sambung dia, diminta untuk bersinergi dalam pencegahan dan mitigasi. “agar ketika hal buruk tersebut terjadi, kita sudah tau apa yang harus dilakukan kemudian”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda beserta kepala OPD Aceh Besar, juga ratusan stakeholder kebencanaan, meliputi TNI/Polri, Tagana, BPBD, Tenaga Kesehatan, Satpol PP/WH, dan PMI di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. (*)

Komentar