PM, Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui dinas terkait,l terus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olah Raga Aceh (PORA) yang akan dilaksanakan pada bulan November 2018 mendatang di Kota Jantho. Pembangunan venue terus dikebut untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana (PP) PORA XIII, Aceh Besar, Iskandar mengatakan, realisasi pembangunan Jantho Sport City (JSC) yang dijadikan lokasi perhelatan telah mencapai 50-60 persen.

Hal itu disampaikan Iskandar saat mempresentasikan kemajuan persiapan pelaksanaan PORA XIII, dalam rapat anggota KONI Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Sabtu malam (21/7/2018) kemarin.

PORA XIII sendiri dijadwalkan berlangsung mulai pada 18 November 2018 mendatang. Total ada 29 cabang olahraga (Cabor) yang diperlombakan. Sebanyak 24 cabor akan dipusatkan di Jantho. Sementara 5 lainnya akan digelar di Banda Aceh.

Iskandar tak menampik jika selama ini menemui kendala, terutama dalam merealisasikan prasarana fisik tersebut.

“Memang progresnya agak sedikit lambat, terutama karena faktor cuaca dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

Namun saat ini, pekerjaan fisik tersebut masih terus berlangsung dan pihaknya optimis target pekerjaan selesai sesuai jadwal.

“Meski di lapangan tampak belum maksimal, namun kontruksinya banyak menggunakan rangka baja, sehingga pembangunan nanti akan lebih cepat,” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Aceh mengalokasikan dana senilai Rp 80 miliar untuk mendukung pelaksanaan PORA XIII tersebut. Dana itu digunakan sepenuhnya untuk pembangunan prasarana fisik.

Selain itu, KONI Aceh juga mengucurkan dana senilai Rp 20 miliar untuk kebutuhan non fisik pelaksanaan PORA XIII.

Sekretaris Umum PP PORA XIII Dasya Kusuma, dalam kesempatan sama menambahkan, PP PORA juga telah memastikan ketersediaan pemondokan untuk atlet yang akan mengikuti perlombaan. Baik itu di Jantho, maupun di sejumlah titik di Banda Aceh.

Di Jantho, misalnya, terdapat sebanyak 12 tempat yang akan dijadikan lokasi pemondokan atlet selama PORA XIII berlangsung.

Sementara untuk atlet yang akan berlaga di luar Jantho, akan disediakan sebanyak 6 pemondokan di Banda Aceh.

“Setiap pemondokan lengkap dengan fasilitasnya,” kata Dasya.  Panitia juga memastikan ketersediaan transportasi lokal untuk kontingen selama even berlangsung. [Rel]

Komentar