Pembangunan Gedung Bank Aceh Tapaktuan Ditunda

Pembangunan Gedung Bank Aceh Tapaktuan Ditunda
Pembangunan Gedung Bank Aceh Tapaktuan Ditunda

 

PM, Tapaktuan – Pembangunan Gedung Bank Aceh Cabang Tapaktuan harus ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan. Kepala Bank Aceh Cabang Tapaktuan, H Sajidin SE saat dihubungi Rabu (12/08/2015) membenarkan pihaknya telah memutuskan penundaan pembangunan kantor yang berkonstruksi tiga lantai itu.

“Benar pembangunannya ditunda dulu, karena harus merubah desain awal sehingga secara otomatis semuanya harus dirubah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam desain awal lokasi parkir direncanakan dibangun di lantai dasar (basement), namun setelah dikaji ulang ternyata tidak layak untuk dibangun karena diprediksi rawan banjir.

“Setelah di rubah desain, tempat parkir akan dibangun di halaman gedung dan ada penambahan item lagi yakni pembangunan fasilitas lift,” kata Sajidin

Menurutnya, pembangunan fasilitas lift sangat penting untuk kelancaran transaksi bagi nasabah di lantai dua maupun lantai tiga. “Selain tersedia tangga, fasilitas lift juga sangat perlu untuk kelancaran transaksi nasabah di lantai atas,” pungkasnya.

Sajidin berharap pembangunan kantor yang berada di pusat Kota Tapaktuan itu akan memperindah kota yang pembangunannya sedang gencar-gencarnya di genjot oleh Bupati Aceh Selatan.

“Kami harapkan kantor Bank Aceh ini akan menjadi icon untuk keindahan Tapaktuan sehingga menjadi kota yang indah dan refresentatif,” jelas Sajidin.

Sebagaimana diketahui, peletakan batu pertama pembangunan Gedung Bank Aceh Cabang Tapaktuan yang berada di Jalan Sudirman Kota Tapaktuan itu, berlangsung tanggal 10 Mei 2015 lalu oleh Bupati HT Sama Indra SH. Namun, sejak peletakan batu pertama hingga saat ini di lokasi pembangunan Gedung tersebut belum terlihat tanda-tanda dimulainya pekerjaan proyek.

[PM006]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jual LPG 3 Kg di Atas HET, Dua Pemilik Pangkalan Ditangkap
KAPOLRES Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST didampingi Wakapolres Kompol Iskandar, Kasatreskrim Iptu M Irsal SIK dan Kanit Tipiter Ipda Adrianus SE memperlihatkan dua tersangka bersama puluhan barang bukti tabung LPG 3 Kg saat menggelar konfrensi pers dengan sejumlah wartawan di Mapolres, Tapaktuan, Kamis (1/3). (pikiranmerdeka.co/Hendri Meukek)

Jual LPG 3 Kg di Atas HET, Dua Pemilik Pangkalan Ditangkap

Di Abdya, Prabowo Bicara Soal Korupsi
Prabowo didampingi Mualem menghadiri HUT Partai Gerindra di Lapangan Persada, Blangpidie, Abdya, Rabu (12/3). [Pikiran Merdeka | Syahrizal]

Di Abdya, Prabowo Bicara Soal Korupsi