Pasokan Kurang, Harga Cabai Melejit di Aceh Tamiang

0f5ff26229ee417bffa8f505090a59db
Foto: Istimewa

PM, Aceh Tamiang – Harga cabai dari hari ke hari terus mengalami kenaikan. Harga cabai rawit misalnya, di pasar tradisional Pajak Pagi Kedai Bawah Kota Kualasimpang pada Minggu (6/12) terpantau tembus Rp 70 ribu/kg. Disusul harga cabai merah yang juga mahal dari Rp 45 ribu/kg naik menjadi Rp 60 ribu/kg.

“Dua hari lalu harga cabai kecil/rawit Rp 60 ribu/kg, kemarin Rp 65 ribu/kg, hari ini naik lagi, kita jual Rp 70 ribu/kg,” kata Doles salah seorang pedagang di pasar tradisional tersebut.

Ia pun sudah memprediksikan harga cabai rawit, merah dan hijau akan terus naik, karena menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru 2021). Menurutnya, lonjakan harga cabai ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Musim penghujan juga menjadi faktor minimnya pasokan cabai dari petani.

“Selama musim hujan ini persediaan cabai sedikit, jadi wajar kalau harganya semakin naik,” ujarnya.

Padahal sehari sebelumnya, lanjut Doles, harga cabai merah masih Rp 45 ribu hingga Rp 48 ribu/kg. Saat ini meroket Rp 60 ribu/kg atau dalam sehari naik Rp 12.000/kg. Sementara itu harga komoditi pertanian yang masih normal, cabai hijau Rp 24 ribu/kg, bawang merah Rp 32 ribu/kg dan tomat Rp 12.000/kg.

Untuk harga bahan pokok seperti beras masih stabil. Beras merek ST A1 ukuran 15 kg Rp156 ribu/zak, beras merek Aladin ukuran 15 kg bertahan di harga Rp158 ribu/zak. Namun harga telur ayam ditingkat grosir mengalami kenaikan tipis dari Rp 1.400/butir kini Rp 1.600/butir. “Saya beli 10 butir biasanya Rp 14.000 kini Rp 16.000,” kata Ratih (35) seorang pembeli di kawasan Karang Baru.[]

 

Sumber: Antara

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyerahkan Surat Keputusan (SK) No 71 Tahun 2020 tentang Penetapan Provinsi Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang diterima oleh Kepala Dispora Aceh, Dedi Yuswadi, AP sebagai perwakilan Provinsi Aceh, di Wisma Menpora Senayan Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020). (Foto/Ist)
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyerahkan Surat Keputusan (SK) No 71 Tahun 2020 tentang Penetapan Provinsi Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang diterima oleh Kepala Dispora Aceh, Dedi Yuswadi, AP sebagai perwakilan Provinsi Aceh, di Wisma Menpora Senayan Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020). (Foto/Ist)

Jadi Tuan Rumah PON 2024, Aceh Siapkan Lahan 110 Hektar

IMG 20240723 WA0002 660x330
Pj. Gubernur Aceh, Bustami, SE, M.Si, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), Kepala SKPA/Biro dan lintas sektor terkait, saat meninjau Pembangunan Lapangan Tembak yang akan digunakan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, di Mata Ie, Aceh Besar, Selasa, (23/7/2024). Foto: Biro Adpim

Pj Gubernur Bustami dan Pangdam Tinjau Progres Venue Lapangan Tembak PON