A84A2C67 EC9A 4BBF B636 21591DE4E78F

PM, Banda Aceh – Banjir yang melanda Aceh beberapa minggu lalu, mengakibatkan sejumlah titik di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir dan ribuan warga terpaksa mengungsi.

Dari hasil laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Amir Hamzah menyebutkan, jumlah pengungsi banjir Aceh Utara mencapai 61.064 jiwa yang tersebar di 178 lokasi.

“Bencana banjir ini juga mengakibatkan beberapa desa terlisolir, karena akses jalan tidak biasa dilalui kenderaan sehingga menyulitkan distribusi bantuan kepada pengungsi,” jelas Amir kepada tim Ford Everest Club Indonesia (FEVCI) Chapter Aceh.

Melihat kondisi tersebut, FEVCI Chapter Aceh bersama tim BPBD Aceh Utara dan anggota TNI AD dari Koramil Baktiya  berinisiatif melakukan distribusi bantuan ke tiga desa terisolir di Kecamatan Baktiya,  yakni Desa Pulo Suke, Alue Geudong dan Matang Kelayu, Rabu (9/12/2020.

Distribusi bantuan ini dipimpin langsung oleh Teuku Fazir Mizan selaku Ketua FEVCI Chapter Aceh.

“Selain dengan menggunakan enam kenderaan roda empat  juga menggunakan perahu karet untuk menjangkau akses ke lokasi yang masih terendam banjir,” ungkap Fazir.

Fazir juga menyebutkan, bantuan yang didistribusikan ke masyarakat korban banjir berupa di desa terisolir ini berupa sembako, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai dan obat-obatan.

“Bantuan yang kami salurkan ini merupakan hasil dari sumbangan para anggota FEVCI dari seluruh Indonesia,”jelas Fazir.

FEVCI berharap bantuan ini dapat sedikit membantu dan sedikit meringanka para korban banjir di tiga desa tersebut yang ada di Aceh Utara.*

Komentar