Muhammad Dipastikan Tewas Bunuh Diri

evakuasi korban di peusangan
Jasad Muhammad Ben Cut, warga Lueng Baro, Peusangan Selatan, saat dievakuasi oleh polisi dan warga, setelah ditemukan tewas terjerat tali nilon di Paya Cut, Peusangan, Bireuen, Sabtu (14/4).(Pikiran Merdeka/Joniful Bahri)

Peusangan—Polisi memastikan almarhum Muhammad Ben Cut ,66, pensiunan guru SMP 1 Peusangan yang kini menetap di Lueng Baro, Peusangan Selatan, Bireuen, meninggal karena bunuh diri.

Hal itu disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono SIK melalui Kapolsek Peusangan, Ipda Syarifuddin MA kepada Pikiran  Merdeka, Minggu (15/4). Menurutnya, selain tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, hal itu dikuatkan oleh keterangan sejumlah saksi.

“Setelah kejadian, kita sudah mintai keterangan dari keluarga korban.Sejauh ini, keluarga sendiri  tidak mengetahui penyebab korban gantung diri. Di tubuh korban sendiri tidak ditemukan tanda-tanda tindak kekerasan, korbaneninggal karena bunuh diri dengan cara mengantung diri,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, H Muhammad Ben Cut, 66, warga Lueng Baro, Peusangan Selatan, ditemukan tewas tergantung di salah satu batang durian di kebunnya di Paya Cut, Peusangan, Bireuen, Sabtu (14/4), sekira pukul 09.30 WIB. Korban dalam posisi leher terjerat tali nilon.

Korban ditemukan adiknya kandungnya, M Daut, 55, setelah dilakukan pencarian sejak Jumat (13/4) sore. Saat ditemukan, posisi badan korban menempel dibatang durian, leher terikat tali nilon, kedua kakinya juga dalam keadaan sedikit menekuk.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat menghilang Jumat (13/4) sekira pukul 14.00 WIB. Pihak keluarga terus mencari korban di kawasan desa setempat, termasuk ke sejumlah famili lainnya.

Menurut keterangan warga, korban merupakan  pansiunan guru Agama di SMP 1 Peusangan,  selama ini korban sangat terbuka dan suka bercanda dengan warga lain yang dikenalnya.[Jon]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lepas Sambut, Mantan Kajari Lhokseumawe Terima Hadiah dari Tersangka Korupsi
Mantan Kajari Lhokseumawe Royani, SH menerima hadiah dari Sedako Lhokseumawe Dasni Yuzar pada acara lepas sambut Kajari Lhokseumawe di aula kantor Walikota Lhokseumawe, Jumat (25/04/2014) [pikiranmerdeka.com I Fahrizal Salim]

Lepas Sambut, Mantan Kajari Lhokseumawe Terima Hadiah dari Tersangka Korupsi

IMG 20241011 WA0025 1050x525
Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, saat melakukan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan, Azwardi AP, M.Si, sebagai Pj. Bupati Aceh Barat, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, sebagai Pj. Bupati Nagan Raya, dan Taufik, ST. M.Si, sebagai Pj. Bupati Aceh Tenggara, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jum'at (11/10/2024). Foto: Biro Adpim

Pj Gubernur Safrizal Lantik Tiga Penjabat Bupati