Banda Aceh—Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh akan kuliah kembali di kampus baru pada awal semester ganjil tahun akademik 2012 menyusul tuntasnya pembangunan kembali gedung perkuliahan dan kegiatan akademik di perguruan tinggi itu.

“Insya Allah pada awal semester ganjil ini, seluruh aktivitas akademik dan belajar mengajar akan kembali berlangsung di kampus IAIN Ar-Raniry di Darussalam Banda Aceh,¿ kata Rektor IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh Farid Wajdi di Banda Aceh, Jumat (18/5).

Pernyataan itu disampaikan terkait realisasi pembangunan kembali kampus IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh yang ikut rusak pada musibah gempa dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

Pembangunan kampus IAIN Ar-Raniry dibangun dengan dana pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank (IDB) melalui Pemerintah Pusat sebesar Rp340 milyar.

Farid mengatakan hingga saat ini pembangunan kampus perguruan tinggi agama Islam di provinsi ujung barat Indonesia itu dalam tahap penyelesaian atau telah mencapai 96 persen.

“Artinya pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendukung sudah mencapai tahap akhir dan semua aktivitas akademik akan dilaksanakan kembali di IAIN Ar-Raniry pada pertengah tahun ini,” katanya.

Ia menambhakan, seluruh aktivitas akademik akan dilaksanakan di Kampus Darussalam, karena pihaknya tidak memperpanjang status sewa di sejumlah lokasi yang digunakan selama proses pembangunan gedung berlangsung.

Pihaknya menyakini dengan tuntasnya pembangunan kampus IAIN akan memaksimalkan proses belajar mengajar yang sebelumnya digelar dibeberapa tempat.

“Kami yakin pelaksanaan berbagai aktivitas akademik di IAIN Ar-Raniry akan terpusat dan berjalan secara maksimal di Darussalam,” demikian kata Farid.[ant]

Komentar