Kontingan Aceh Singkil Juara III Cabang Lomba Boh Gaca di PKA VII

Kontingan Aceh Singkil Juara III Cabang Lomba Boh Gaca di PKA VII
Kontingan Aceh Singkil Juara III Cabang Lomba Boh Gaca di PKA VII

PM, Singkil – Kontingan Aceh Singkil yang mengikuti cabang lomba Boh Gaca (tradisi berinai) sukses meraih juara 3 dari 23 Kabupaten/Kota, dalam pagelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di Museum Aceh, kemarin (8/8).

“Alhamdulillah kita dapat juara 3 setelah kontingan Banda Aceh (Juara 1) dan Aceh Selatan (Juara 2),” kata Dewi Asyiah, salah satu peserta lomba Boh Gaca dari Aceh Singkil kepada pikiranmerdeka.co, Kamis (9/8).

Namun, meski mendapat juara 3, Dewi tak serta merta puas dengan prestasi yang pertama sekali diraih kontingan Aceh Singkil itu.

“Ke depan dalam pengelaran PKA berikutnya lebih memuaskan,” sebutnya.

Adat berinai biasa disebut masyarakat Aceh Singkil dengan ‘menghine‘. Biasanya digunakan saat hajatan perkawinan, khitanan maupun saat adat usai perempuan melahirkan atau biasa disebut turun tanah.

Tradisi berinai yang ditunjukkan kontingan Aceh Singkil membuat 4 motif yang beristilah daerah setempat, di antaranya Tampuk Manggis, Cincin Sulaiman, Galah Siwah dan pintu Gadung.

Adapun motif Tampuk Manggis posisi telapak sebelah kanan melambangkan kekuasaan Raja. Sementara punggung tangan sebelah kanan bersimbol ‘cincin Nabi Sulaiman’ dan simbol kerajaan Singkil yang berafiliasi dengan kerajaan Aceh.

Kemudian, di telapak tangan sebelah kiri ada Galah Siwah, simbol adat perkawinan sederhana yang hanya memotong ayam dan kambing. Dan terakhir di punggung tangan sebelah kiri diukir ‘Pintu Gadung’, simbol adat perkawinan mewah dengan memotong kerbau atau sapi.

Pekerjaan berinai dalam tradisi Aceh Singkil itu dilakukan beberapa orang, ada yang bertugas menghinai di telapak tangan, ada yang di kaki kanan dan ada pula di kaki kiri. Sementara si pengantin mengulurkan kakinya ke depan dengan posisi tiduran, dan biasanya diganjal dengan bantal. []

Reporter: Putra

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kapolres Aceh Besar AKBP Sujoko S.I.K.,M.H., menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI bidang Ketahanan Pangan dengan menyerahkan Pupuk dan Bibit Jagung kepada petani di 13 Kecamatan di wilayah hukum Polres Aceh Besar, Senin (13/01/2025). Foto: InfoPublik
Kapolres Aceh Besar AKBP Sujoko S.I.K.,M.H., menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI bidang Ketahanan Pangan dengan menyerahkan Pupuk dan Bibit Jagung kepada petani di 13 Kecamatan di wilayah hukum Polres Aceh Besar, Senin (13/01/2025). Foto: InfoPublik

Kapolres Aceh Besar Serahkan Pupuk dan Bibit Jagung untuk Sukseskan Program Ketahanan Pangan

IMG 20201112 WA0005
KMP Aceh Hebat 3 di galangan kapal PT Citra Bahari Shipyard, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (12/11/2020. Kapal berkapasitas 600 GT (Gross Tonnage) ini akan melayani rute penyeberangan Singkil–Pulau Banyak. (Foto/Humas)

Bagaimana Nasib Hak Angket DPRA?

001
Pj Sekda Aceh Azwardi Abdullah AP M.Si didampingi Kepala Dinas Pertanahan Aceh Ir Sunawardi M.Si, saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan PSN Penyediaan Lahan bagi Mantan Kombatan GAM, di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2024. Foto: Dinas Pertanahan Aceh.

Pemerintah Aceh Percepat Program Penyerahan Tanah bagi Mantan Kombatan GAM