Jusuf Kalla
Wapres RI, Jusuf Kalla. (Ist)

Jusuf KallaJakarta—Mantan Wakil Presiden yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, menyarankan agar bank-bank syariah berkantor di masjid-masjid di seluruh Indonesia, sehingga lebih mudah dalam menyalurkan kredit usaha kecil dan menengah (UKM).

“Kita sudah MoU dengan berbagai bank syariah, minggu depan kita ketemu lagi untuk pembahasan lebih lanjut,” kata Ketua Dewan Masjid Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla dalam acara Al-azhar Peduli Ummat-Prima Sharing executive dan launching program Indonesia Gemilang, Jakarta, Sabtu (2/3/2013).

Realisasinya diharapkan bisa berjalan di akhir semester pertama 2013, sehingga upaya mengentaskan kemiskinan dapat terselesaikan dengan cepat. “Sedangkan targetnya, 1.000 masjid pada tahun ini, untuk seluruh Indonesia,” ucapnya.

Pendirian kantor bank syariah di masjid, dinilai dapat menguntungkan kedua belah pihak, antara perbankan dan masyarakat di sekitar masjid. Pasalnya, bank syariah butuh nasabah dan masyarakat membutuhkan dana untuk berwiraswata.

“Ini menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar masjid dan masyarakat dapat dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) sehingg masyarakat dapat mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah),” tuturnya.

Sementara mengenai sistem pembayaran angsuran,dapat diawasi oleh pengelola masjid. Selain itu, bagi masyarakat yang menunggak angsuran, harus siap diumumkan di masjid. “Pembayaran gampang, nanti disiarkan di masjid dan pastinya mereka akan bayar. Intinya, masyarakat memakmurkan masjid dan masjid juga memakmurkan masyarakat sekitar,” ujarnya.[kabarbisnis]

Komentar