Jusuf Kalla
Wapres RI, Jusuf Kalla. (Ist)

Jusuf Kalla

Makasar—H Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengatakan siap mencalonkan diri menjadi presiden pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang jika rakyat menghendakinya.

“Sebenarnya saya tidak berambisi tetapi jika rakyat Indonesia menghendaki, saya siap jadi calon presiden,” kata JK usai menjadi pembicara dalam Seminar dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) di Makasar, Sabtu, (12/5).

Menurut dia, menjadi seorang kepala negara membutuhkan dukungan penuh dari rakyat, sehingga dalam perjalanan pemerintahan bisa memenuhi semua harapan masyarakat itu. Dikatakan, disaat seorang pemimpin dipilih oleh seluruh rakyat, maka akan juga ada sejumlah harapannya yang diberikan untuk diselesaikan.

Dengan begitu, lanjut mantan Wakil Presiden itu, pemimpin tersebut akan melaksanakan semua harapan rakyat itu, sebagai sebuah tanggung jawab.”Prinsip tanggung jawab itulah yang harus menjadi arah kepemimpinan seorang kepala negara kepada rakyatnya,” kata JK.

Menyinggung tentang kemungkinan pendekatan kepada partai politik untuk dijadikan sebagai pintu masuk dalam hajatan politik lima tahunan itu, mantan Menkokesra tersebut mengatakan belum layak untuk disebut. “Kalau untuk partai politik belum saatnya saya sampaikan,” kata JK.

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo pada kesempatan itu mengaku bahwa secara kepartaian, partai berlambang beringin di provinsi ‘angin mamiri’ itu sudah sepakat untuk mendukung JK.

“Kami di Golkar Sulsel sudah sepakat untuk mendukung Pak JK,” kata Yasin Limpo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulsel. Ketua Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Presidium Pusat, Mulyiawan Margadana yang dikonfirmasi terkait figur calon presiden ideal, mengatakan presiden ke depan harus punya ideologi kebangsaan yang baik.

Menurut dia, kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, membutuhkan pemimpin yang memiliki ideologi yang bisa membawa dampak baik untuk keberlanjutan pembangunan kemasyarakatan. “Masyarakat Indonesia saat ini, butuh presiden yang punya ideologi Pancasila yang mapan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakatnya,” kata Margadana.[ant]

Komentar