Aktifitas pedagang sapi dan kambing di pasar hewan Pulo Sanggar, Aceh Tenggara. (Pikiran Merdeka/Sapti Andri)

KUTACANE – Sebulan jelang hari raya Idul Adha 2017, penjualan hewan jenis sapi dan kambing meningkat dari hari biasa. Hal ini dirasakan oleh sejumlah pedagang hewan ternak di kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (29/7).

Ustad, salah seorang pedagang kambing warga desa Pasir Gala, Kecamatan Lawe Bulan, mengungkapkan, dirinya biasa menjual kambing berkisar antara lima sampai dengan sepuluh ekor pada hari biasa. Namun, menjelang Idul Adha, penjualannya sudah mencapai lima belas ekor.
“Biasa lakunya lima, tujuh, paling tingginya sepuluh ekor setiap hari Sabtu. Tapi hari ini sudah lima belas ekor laku. Yang pesan lewat telpon juga sudah banyak,” ujar Ustad kepada¬†pikiranmerdeka.co.
Peningkatan penjualan tidak hanya terjadi pada hewan kambing, hewan jenis sapi juga demikian. Roy, warga Desa Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan, mengaku, dirinya sudah menjual empat ekor sapi dalam sehari, dimana sebelumnya hanya satu sampai dua ekor setiap Sabtu.
“Sudah mulai ada peningkatan. Biasa setiap Sabtu laku satu sampai dua ekor, hari sudah empat ekor laku,” kata Roy.
Meski demikian, pantauan Pikiramerdeka.co di Pasar Hewan, Pulo Sanggar, Kutacane, harga jual kambing belum mengalami peningkatan. Kambing jantan umur dua tahun yang kerap dijadikan hewan kurban dijual dikisaran harga Rp 1.500.000 – 2.000.000 per ekor.
Begitu juga dengan hewan jenis sapi. Sapi Jantan umur dua tahun, dengan bobot daging 60 Kg, dijual dikisaran harga Rp 13.000.000 – 14.000.000 per ekor. (PM014)

Komentar