Salah satu pedangan bendera di Kota Banda Aceh.(Pikiran Merdeka/Joel)

BANDA ACEH – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI  ke 72, pedagang bendera musiman mulai bermunculan di Ibukota Banda Aceh.

Pedagang musiman ini sebagian besar datang dari pulau Jawa seperti Bandung dan beberapa kota lainnya.

Imam, salah seorang penjual bendera  di jalan Teuku Nyak Arif mengatakan, dirinya berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Imam mengaku sudah berjualan bendera dan atribut HUT RI di Aceh sejak beberapa tahun terakhir.

“Saya sejak 2007 lalu sudah berada di Banda Aceh, tapi sebagian teman yang ikut berjualan selama menyambut 17 Agustus tahun ini baru tiba seminggu yang lalu. Ini barangnya mereka yang bawa dari Pulau Jawa,” tutur Imam.

Disebutkan, harga bendera tergantung ukurannya. Untuk ukuran paling besar dibanderol dengan harga Rp 60.000 perlembar, ukuran sedang yakni ukuran bendera rumahan dengan harga Rp 30.000, sedangkan untuk umbul-umbulnya di banderol dengan harga Rp35.000 perlembar.

“Khusus untuk pembeli dalam jumlah banyak, kami tawarkan harga spesial, bahkan kita beri diskon 10-15% dari harga yang kita jual eceran,” sambungnya.

Imam berharap, momentum peringatan HUT RI tahun 2017 ini dapat membawa berkah dan dagangannya laris manis di bumi Serambi Mekkah.(PM007)

Komentar