PM, Pidie – Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) mendukung langkah Inspektorat Pidie mengaudit dana desa tahun 2017 sebesar 627, 5 milyar untuk 730 gampong di Kabupaten tersebut.

Dukungan ini disampaikan M Nur Keumala, juru bicara JARA didampingi ketua JARA Aceh Iskandar Ar Rahman, di Berenuen, Kamis (2/8).

Menurut M Nur, lembaganya selama ini mendukung upaya penggunaan dana desa secara akuntabilitas dan transparan di tingkat gampong, baik melalui usulan maupun program binaan.

“Karenanya jika kemudian keliru dalam mengelola, maka JARA meminta inspektorat untuk mengaudit dana tersebut,” kata mantan ketua Fokusgampi ini.

Pihaknya mengaku selama ini menerima laporan masyarakat terkait penyimpangan pengelolaan dana desa di lapangan. Selain itu, JARA menyorot agenda pemajangan baliho penggunaan anggaran di desa- desa.

“Sejatinya laporan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena sampai saat ini masih banyak kejanggalan- kejanggalan pelaksanaan di lapangan yang tidak sesuai dengan baliho tersebut, jangan-jangan itu sebagai perangsang saja,” cetusnya lagi.

M Nur mengingatkan agar aparatur desa lebih menekankan program pemberdayaan masyarakat dengan mendorong pendirian UKM dan koperasi.

“ Jangan melulu fisik, itu arahnya ke proyek,” katanya.

Selama tiga tahun masa realisasi pelaksanaan dana desa sejak turunnya Peraturan Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2015, menurutnya belum terlihat geliat pembangunan ekonomi di Kabupaten Pidie.

“Karenanya tidak salah jika aparat desa mengundang mahasiswa untuk mendata potensi desanya masing-masing untuk kemudian dikaji secara akademik untuk melahirkan konsep pembagunan yang baik dan berkesinambungan,” ungkapnya. []

Komentar