Bireuen—Untuk melakukan evaluasi akhir tahun kepemimpinan Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman- Busmadar Ismail, tim inspektorat  Aceh turun ke Kabupaten Bireuen, Rabu (9/5).

Dalam acara expose akhir masa jabatan Bupati dan wakil Bupati Bireuen 2007-2012, Kepala Inspektur inspektorat Aceh, Syarifuddin, SH menyebutkan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait implementasi visi dan misi pasangan Bupati Bireuen.

Pihaknya menekankan, apakah selama 5 tahun ini, Nurdin- Busmadar mampu menjalankan program pembangunan sesuai dengan visi dan misi yang pernah disampaikan.

Untuk melakukan tugas evaluasi tersebut, pihaknya menurunkan 15 orang personil yang dibantu oleh tim ahli. Untuk itu dia meminta kepada setiap kepala SKPK untuk tidak menghindar saat dimintai dokumen oleh tim pemeriksa.

“Untuk mengevaluasi kerja pemerintah selama 5 tahun ini, kami dari insepktorat propinsi melakukan enspeksi ke kabupaten. Kami berharap agar tidak ada kepala SKPK yang menghindar,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin juga menyebutkan, dalam catatan inspektorat Aceh, Bireuen sama dengan Aceh Tengah yaitu banyak pejabatnya yang menghindar saat dimintai data.

Menanggapi pernyataan inspektur inspektorat Aceh, Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman mengintruksikan kepada seluruh kepala SKPK agar tidak ada satu orang pun yang meninggalkan Bireuen saat tim pemeriksa sedang bekerja di kabupaten ini. Selain melarang bawahannya keluar daerah, Nurdin juga meminta agar siapapun tidak mengelak saat tim inspektorat meminta data.[pm/cmj]

Komentar