Jakarta—Menteri Pertanian Suswono melarang impor daging sapi asal Amerika Serikat karena ditemukan penyakit sapi gila di negara bagian California.

Suswono menjelaskan, berdasarkan laporan Dirjen Kementerian Pertanian, pada 25 April ditemukan penyakit sapi gila, dan sehari kemudian, Kementerian Pertanian memanggil Kedutaan Besar Amerika Serikat meminta klarifikasi.

“Atase pertanian Amerika Serikat di Indonesia membenarkan hal tersebut. Dia memberikan bukti-bukti tentang kasus tersebut,” katanya di Jakarta, Kamis 26 April 2012.

Dia menuturkan, setelah mendapatkan laporan dari Kedutaan, sorenya, Komisi Ahli Kesehatan Hewan menggelar rapat di Bogor dan menghasilkan rekomendasi agar impor beberapa produk ternak asal Amerika Serikat seperti daging, jeroan, dan tulang dihentikan sementara terhitung 24 April 2012 hingga ada penjelaasan pengendalian dari otoritas Amerika Serikat.

“Namun bagi yang sudah dikapalkan sebelum tanggal 24 April masih diperbolehkan masuk. Sesudah itu dilarang,” katanya.

Pemerintah, lanjutnya, akan mengetatkan karantina hewan agar penyakit sapi gila dari Amerika tidak masuk. Pemerintah saat ini sedang mencari daging sapi dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan.

“Saya yakin pelaku usaha biasanya bisa mencari jalan lain. Tentu kita tidak menginginkan dengan terjadinya kasus ini kemudian berdampak pada pengurangan volume yang bisa meningkatkan harga ternak, ini jangan sampai terjadi,” paparnya.

Menurut politisi PKS ini impor daging sapi dari Amerika masih sedikit karena kebanyakan impor daging sapi Indonesai berasal dari Australia, Kanada, dan Brasil. [vvn]

Komentar