Greenwich – Sebelum ini ada yang mengabarkan bahwa pusat dunia adalah Mekkah sehingga waktu di sanalah yang menjadi tolok ukur jam dunia, bukan Greenwich, Inggris. Kini, ada penemuan lain. Global positioning system (GPS) milik Google mencatat Garis Meridian memang bukan Greenwich.

Bisa dibayangkan, setiap tahun ribuan pengunjung mengunjungi Royal Observatory di Greenwich, Inggris, untuk melihat Garis Meridian. Titik tolak yang menjadi acuan waktu dunia ini dibangun 131 tahun lalu, menandai pembagian waktu antara sisi timur dan barat bumi. Titik ini juga menandai sudut nol derajat bujur yang lantas dinamai Greenwich Mean Time.

Setelah 131 tahun, garis tersebut ternyata berada di tempat yang salah. Global positioning system (GPS) milik Google mencatat Garis Meridian seharusnya 334 derajat lebih ke timur, tepatnya di lokasi berdirinya sebuah kafe kecil di sudut Jalan Charlton Way. Anda dapat melihatnya sendiri dengan cara memasukkan kata “Prime Meridian” di aplikasi Google Maps iPhone.

Kesalahan letak Garis Meridian tersebut diterbitkan dalam Journal of Geodesy edisi 1 Agustus 2015. Studi yang dipimpin Kenneth Seidelmann dari Department of Astronomy University of Virginia, Amerika Serikat, ini mengoreksi tolak ukur waktu dunia yang telah dibangun sejak 1884. “Seharusnya benar-benar ada di Park Cafe ketimbang Greenwich Observatory,” kata Seidelmann, seperti dikutip dari IFLScience.

Kesalahan letak garis, dia menjelaskan, terjadi karena adanya tonjolan bumi yang tak terhitung saat menghitung Garis Meridian awal pada abad 19. Tonjolan itu tidak kentara jika dilihat dari beberapa belahan bumi. Namun menurut Seidelmann, GPS modern jauh lebih akurat dan memperhitungkan bentuk tonjolan planet sampai gravitasi yang tidak merata.

Perbedaan tapak bumi ini pertama kali dicatat pertama kali pada 1960 saat satelit pertama kali dipakai untuk menentukan lokasi. “Saya kira ini membuktikan letak persis nol derajat bumi,” ujar Seidelmann. Hanya, dia dan tim tidak memberikan saran apakah Garis Meridian perlu diubah. Meski begitu, setidaknya kini kita tahu tolak ukur waktu dunia meleset beberapa derajat.

Komentar