PM, Aceh Timur – Ledakan di sumur minyak Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak sudah terjadi berulang-ulang. Maka, dari itu Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, meminta kepada PT Pertamina menutup sumur yang telah dibuka oleh masyarakat.

Begitu juga, kepada aparat penegak hukum untuk mengambil sikap dengan menertibkan sumur-sumur minyak illegal di Kecamatan Rantau Peurelak.

“Penyulingan minyak Ilegal ini telah menimbulkan korban jiwa dan sudah terjadi secara berulang-ulang,” sebut Rocky panggilan akrab H.Hasballah HM Thaib, saat meninjau ledakan dan kebakaran sumur minyak di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Rabu (25/4).

Katanya, beberapa waktu lalu, kebakaran dilokasi penyulingan minyak mentah secara tradisional juga terjadi hingga menyebabkan sejumlah pekerja meninggal dunia, sehingga harus ditutup.

“Ini bukan sekedar minyak dan air yang keluar, tapi tekanan gas juga menjadi penyebabkan api sulit dipadamkan. Tapi kita sudah minta PT Pertamina EP Rantau, untuk segera melakukan penutupan sumur-sumur minyak yang dibukan secara illegal oleh masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati Aceh Timur didampingi Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syamaun dan unsur Forkopimda Aceh Timur meninjau seluruh rumah sakit yang dirawat korban kebakaran. Bupati menjenguk satu persatu korban. Bahkan, Bupati juga meninjau lokasi ledakan yang masih mengeluarkan lidah api di lokasi penyulingan minyak mentah.()