PM, Banda Aceh – Wacana pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh hingga saat ini masih stagnan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menetapkan lokasi pembangunan kampus di Aceh.

“Masih stagnan belum keluar surat keputusan Menteri,” ujar Ketua Tim Task Force Pembangunan IPDN Regional Aceh Dr Amri SE MSi kepada PIKIRANMERDEKA.CO, Selasa (7/3).

Menurut Amri, pihaknya memperkirakan surat keputusan Menteri terkait lokasi pembangunan kampus IPDN Regional Aceh akan keluar dalam waktu dekat ini.

Baca: Bireuen dan Aceh Besar Berebut Kampus IPDN

“Segera akan keluar dan akan segera terealisasi. Kalau bisa dalam beberapa bulan ini sudah keluar dan bisa dijalankan,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga telah menyiapkan kajian akademis komprehensif untuk lokasi pembangunan kampus IPDN Regional Aceh yakni milik Aceh Besar dan Kabupaten Bireuen

Rencananya, kata dia, dua kajian akademis komprehensif itu akan dibawa ke Kemendagri besok, Rabu (8/3). “Besok mau kita bawa. Dokumennya sudah lengkap, apa yang diminta sudah disiapkan dan akan diserahkan,” ucapnya.

Seperti diketahui, setelah batal dibangun di Kota Sabang, lokasi untuk pembangunan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh disiapkan di dua Kabupaten yakni Bireuen dan Kabupaten Aceh Besar.

Beberapa waktu lalu, tim Kajian Persiapan Pembentukan kampus IPDN dan Pemerintah Aceh juga telah melakukan survei di dua kabupaten tersebut. Selain mendengarkan persentasi dari kedua pemerintah daerah, tim dari IPDN dan Pemerintah Aceh juga meninjau fasilitas dan lokasi lahan sebagai tempat pembangunan kampus yang difasilitasi langsung Kemendagri tersebut.()

Komentar