230 Guru Dilatih Jadi Pembimbing Tes Perguruan Tinggi

guru inti21
Para guru menerima pelatihan dari Dinas Pendidikan Aceh terkait persiapan bimbingan belajar untuk para siswa dan siswi SMA dan SMK yang akan mengikuti seleksi perguruan tinggi, di Banda Aceh. [Dok. Disdik]

PM, Banda Aceh – Sedikitnya 230 guru inti menerima pelatihan dari Dinas Pendidikan Aceh terkait persiapan bimbingan belajar untuk para siswa dan siswi SMA dan SMK yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) perguruan tinggi.

Kegiatan yang berlangsung 20-22 Februari 2023 ini mengambil tema ‘Mewujudkan Pendidikan yang Relevan, Berkualitas Tinggi, Merata dan Berkelanjutan Serta Didukung oleh Instruktur dan Teknologi’, yang digelar di Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri saat membuka kegiatan mengatakan, pelatihan ini dilakukan dalam rangka menyahuti keinginan para pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Indonesia.

“Antusiasme anak-anak Aceh tinggi, namun terkendala karena mereka harus ke kota besar dan memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk mengikuti bimbingan belajar SNBT perguruan tinggi,” kata Alhudri.

Beranjak dari itu, Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mencetuskan program guru inti SNBT yang tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Materinya meliputi semua bidang studi yang diujikan nantinya, yaitu tes potensi skolastik, matematika, bahasa inggris, bahasa indonesia, fisika, kimia, geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi.

“Dinas Pendidikan Aceh melatih 230 guru perwakilan kabupaten/kota di Aceh sebagai Master of Teacher (MoT) guru inti SNBT Aceh. 230 guru ini menjadi bagian dari guru yang akan dilatih nantinya,” ujar Alhudri.

Sementara itu Kepala Bidang GTK, Muksalmina menuturkan, proses penjaringan guru dilakukan secara transparan sehingga diperoleh guru-guru unggul dari seluruh kabupaten/kota sebagai master of teacher.

Muksalmina berharap, dengan adanya program ini nantinya anak-anak Aceh mampu bersaing menuju perguruan tinggi yang diidamkan, serta menggapai cita-cita yang diinginkan melalui pendidikan yang lebih baik.

“Melalui guru inti nantinya akan diserahkan kepada cabang dinas pendidikan untuk kemudian dibuka beberapa kluster pembinaan siswa menuju perguruan tinggi negeri nasional,” tutup Muksalmina.[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20210415 WA0004 660x330 1
Nova Iriansyah, menjadi saksi secara virtual dalam persidangan yang digelar PN Meureudu terkait pencemaran nama baik melalui media sosial, dengan terdakwa Riki Akbar alias Abu Malaya, Kamis (15/4/2021). [Dok. Ist]

Jadi Saksi di Sidang Abu Malaya, Nova: Saya Merasa Dirugikan

PT Pembangunan Aceh (PEMA) mengadakan kegiatan berbagi dengan mengajak 50 anak yatim untuk berbelanja pakaian dan makan bersama. Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Umum dan Keuangan PT PEMA, Lukman Age, di Matahari Store Plaza Aceh.
PT Pembangunan Aceh (PEMA) mengadakan kegiatan berbagi dengan mengajak 50 anak yatim untuk berbelanja pakaian dan makan bersama. Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Umum dan Keuangan PT PEMA, Lukman Age, di Matahari Store Plaza Aceh. Foto: Istimewa

PT PEMA Gelar Aksi Berbagi Bersama 50 Anak Yatim

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara periode 2025-2030, Muhammad Salim Fakhry dan Heri Al Hilal, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dalam Sidang Paripurna DPRK Aceh Tenggara. Minggu (16/2) pagi. Foto: Biro Adpim
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara periode 2025-2030, Muhammad Salim Fakhry dan Heri Al Hilal, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dalam Sidang Paripurna DPRK Aceh Tenggara. Minggu (16/2) pagi. Foto: Biro Adpim

Salim Fakhry Resmi Dilantik jadi Bupati Aceh Tenggara