Komite Gembok Pagar SMA Negeri 1 Langkahan

Komite Gembok Pagar SMA Negeri 1 Langkahan
Ilustrasi gembok

PM, Lhoksukon –­­­ Pagar SMA Negeri 1 Langkahan di Desa Leubok Mane, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, digembok oleh komite sekolah setempat, Jumat (21/08/2015) sekira pukul 09.00 WIB. Insiden tersebut akibat dewan guru dan siswa dinilai tidak disiplin.

Ketua Komite SMA Negeri 1 Langkahan, M Hasan Ismail kepada Pikiran Merdeka mengatakan ketidakdisiplinan di sekolah tersebut sudah berlangsung lama. Guru sering datang terlambat, akibatnya siswa berkeliaran di dalam dan luar ruangan.

“Para siswa sangat berisik dan mengganggu proses belajar kelas lain yang gurunya sudah masuk. Wali murid juga mengeluhkan perihal itu, mereka sering mendapati siswa berkeliaran di lingkungan sekolah saat jam belajar. Ini tidak bisa dibiarkan karena sekolah itu tempat belajar, bukan tempat main-main,” ujarnya.

M Hasan mengaku sangat kesal dengan aktifitas sekolah yang tidak disiplin, sehingga menggembok pagar sekolah hingga aktivitas belajar terhenti.

“Pagi tadi (Jumat) saya datang ke sekolah hampir pukul 09.00 WIB, tapi guru banyak belum datang. Para siswa berkeliaran, makanya saya gembok pagarnya. Persoalan ini sudah berulangkali saya laporkan ke UPTD dan Disdikpora Aceh Utara tapi tidak ditanggapi. Pagar itu tidak akan saya buka sebelum ada tanggapan dari dinas,” tandas M Ali Hasan.

Menurutnya, saat ini Kepala SMA Negeri 1 Langkahan sedang mengikuti pelatihan di Banda Aceh. (PM003)

 

 

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

d70548ed 6466 41b7 ade4 f4bd3c8aa201
Pj. Gubernur Aceh, Bustami, SE. M. Si didampingi Pj. Walikota Sabang, Reza Fahlevi, Pj. Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto dan Kepala SKPA Terkait Rapat Bersama dengan Manajemen BPKS Sabang, di Kantor BPKS Sabang, Kuta Barat, Sukakarya, Kota Sabang, Sabtu (8/6/2024). [Foto: Istimewa]

Pj Gubernur Aceh: Manfaatkan Aset BPKS untuk Bangkitkan Perekonomian Sabang

Rumah Sakit Bireuen Kekurangan Obat
Direktur RSU dr.Fauziah Bireuen, dr. Muhktar Mars. | Pikiran Merdeka/Joniful Bahri

Rumah Sakit Bireuen Kekurangan Obat