Di Aceh Utara, Empat Rohingnya Kabur

Di Aceh Utara, Empat Rohingnya Kabur
Warga muslim rohingnya yang terdampar di Kabupaten Aceh Utara. Foto : Erwin Jalaluddin/KBR

PM, Lhokseumawe – Empat imigran Myanmar di Kabupaten Aceh Utara, dinyatakan kabur atau meloloskan diri. Mereka masing-masing Kamal Husen, Muhammad Husein, Muhammad Aros, dan Korimullah.

Kepala Bagian Humas Pemkab Aceh Utara, Amir Hamzah menyatakan, empat rohingnya yang masih berstatus remaja kabur dari pengungsian. Diduga keempatnya meloloskan diri menjelang terjadinya proses pemindahan warga Myanmar itu dari barak pengungsian kantor BLK ke shelter atau tempat perlindungan bagi imigran.

”Informasinya itu benar, tapi saya belum peroleh data akurat. Kami sedang berkoordinasi dan nanti akan disampaikan kembali kepada rekan-rekan media, ” kata Amir menjawab pikiran merdeka.

Sebelumnya Pemkab Aceh Utara melakukan proses pemindahan 322 rohingnya ke shelter di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur. Imigran Myanmar ditampung di shelter selama 1 tahun oleh Pemerintah Indonesia melalui lembaga IOM dan UNHCR.

Sementara beberapa petugas keamanan yang hendak diwawancarai di lokasi enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Mereka, terlihat sibuk mencari informasi terkait kaburnya imigran tersebut. [PM002]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sanggar Seni Unimus Tampil ke Jepang
Sanggar seni Mirah Delima, Universitas Almuslim, Peusangan, Bieruen, berhak tampil di negara matahari terbit, Jepang. Mereka akan berangkat tahap kedua pada 2013. PIKIRAN MERDEKA/IST

Sanggar Seni Unimus Tampil ke Jepang

Ulama karismatik Aceh, Abu Tumin Blang Blahdeh peusijuek 258 Jamaah Calon Haji (CJH) Kabupaten Bireuen, Selasa (2/08/2015). Foto: Joniful Bahri.
Ulama karismatik Aceh, Abu Tumin Blang Blahdeh peusijuek 258 Jamaah Calon Haji (CJH) Kabupaten Bireuen, Selasa (2/08/2015). Foto: Joniful Bahri.

Abu Tumin Peusijuek 258 Jamaah Calon Haji Bireuen

Dilantik, Lima Keuchik di Kecamatan Jangka
Camat Jangka Muhammad Nur melakukan rapat kordinasi dengan perangkat desa untuk persiapan pelantikan lima keuchik dan satu mukim di kawasan pesisir itu.

Dilantik, Lima Keuchik di Kecamatan Jangka

Warga Pante Baro Temukan Granat Bekas Konflik
Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen B Jelikat Lhokseumawe mengevakuasi granat di kawasan Cot Hagu, Pantee Baro, Juli, Bireuen. (Pikiran Merdeka | Joniful Bahri)

Warga Pante Baro Temukan Granat Bekas Konflik