13 Tahun, Jalur KA Hanya Siap 11,36 Km

13 Tahun, Jalur KA Hanya Siap 11,36 Km
Pembangunan Kereta Api. (Foto fadli.web.id)
Pembangunan Kereta Api. (Foto fadli.web.id)
Pembangunan Kereta Api. (Foto fadli.web.id)

PM, Aceh Utara – Kepala Bappeda Aceh Abubakar Karim mengatakan Desember 2013 lalu, persoalan jalur kereta api sudah dimasukan dalam dokumen Tata Ruang Aceh, sesuai permintaan LP3EI untuk mendukung program percepatan pembangunan kereta api (KA) Aceh.

“Selama ini pihak Dephub yang melaksanakan proyek tidak pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh. Alhasil, selama 13 tahun pembangunan kereta api Aceh hanya selesai 11,36 Km, ini tragis!” ungkap Abubakar menanggapi presentasi  Hermanto Dwiratmoko, dari Depertemen Perhubungan, di Stasion Kereta Api Bungkah, Muara Batu, Aceh Utara, Sabtu (8/2/2014).

Lebih lanjut, Abubakar mengingatkan pihak Dephub berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk persoalan pembebasan lahan warga, “Karena yang paling memahami  kondisi dan budaya adalah pemerintah setempat,” kata Abubakar.

Selain itu, menurutnya Pemerintah Aceh tidak ingin persoalan pembangunan kereta api Aceh tidak jelas waktunya selesai, “Pembahasan soal kereta api Aceh tidak cukup disini, perlu pembahasan lebih lanjut sampai kepada adanya MoU antara Pemerintah Aceh dengan Dephub,” jelas Abubakar.

Acara itu juga dihadiri Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Asisten I, Iskandar Gani, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib. [ZAL]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20241026 WA0064
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Hj. Safriati, S.Si, M.Si, meninjau fasilitas layanan posyandu di Gampong Alue Rambee, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Jumat, (25/10/2024). Foto: Biro Adpim.

Pj Ketua PKK Aceh Bina Kader di Pedalaman Aceh Utara

IMG 7981
Wakil Gubernur Aceh didampingi Juru Bicara Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman, sejumlah anggota DPR Aceh, dan Wakil Wali Kota Subulussalam dalam pertemuan dengan Kepala KKK, di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (28/5/2025). Foto: HUMAS Aceh

Wagub Aceh: Tidak Ada Lagi Kata ‘Merdeka Aceh’