Pemkot Banda Aceh Kembali Tertibkan Baliho Ilegal, Tiga Papan Reklame Besar Dirobohkan

IMG 8008
Foto: Istimewa

PM, BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar operasi penertiban baliho ilegal yang tersebar di sejumlah titik pusat kota. Penertiban yang berlangsung Jumat malam, 30 Mei 2025, dipimpin langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam operasi tersebut, petugas menurunkan tiga baliho berukuran besar yang berdiri di kawasan Taman Putroe Phang. Dua di antaranya berukuran 5×10 meter, sementara satu lainnya berukuran 2×5 meter. Proses pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat.

Dengan diruntuhkannya ketiga baliho tersebut, Pemerintah Kota menyatakan tahap pertama penertiban telah rampung, mencakup area Simpang Jam dan Simpang Mesra.

“Kami telah memberi tenggat waktu bagi pemilik baliho untuk mengurus izin atau membongkar sendiri. Karena tidak diindahkan, maka malam ini kami lakukan pembongkaran,” ujar Wali Kota Illiza di sela-sela kegiatan.

Ia mengungkapkan, dari 133 titik baliho ilegal yang terdata, sebanyak 23 telah ditertibkan. Namun, sebagian besar masih belum menunjukkan itikad baik untuk mengikuti aturan.

“Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup signifikan jika dihitung sejak baliho ini berdiri. Selain soal izin, ada kewajiban pajak reklame yang harus dipenuhi,” kata Illiza.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga estetika kota. “Ada baliho yang tidak berizin tapi membayar pajak. Ini tetap akan kami tertibkan. Kami akan mengkaji ulang area mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak mengganggu keindahan kota,” tambahnya.

Penertiban malam itu, menurut Illiza, memerlukan kerja ekstra serta koordinasi lintas instansi di lapangan. Pemerintah Kota merencanakan lanjutan operasi ini setelah perayaan Iduladha.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

1000628163
Penandatanganan kerja sama perguruan tinggi Aceh dengan Kazan State Power Engineering University (KSPEU), yang merupakan universitas milik Republik Tatarstan, Negara Bagian dari Federasi Rusia. [Foto: Istimewa]

Disaksikan Wali Nanggroe, Aceh-KSPEU Kazan Tanda Tangan MoU

WhatsApp Image 2021 03 02 at 16 35 54
Proyek pembukaan jalan sepanjang 10 kilometer menuju kawasan Air Terjun Peucari, Jantho, Aceh Besar. Pembangunan ini bagian dari kegiatan TMMD yang dilaksanakan Komando Distrik Militer 0101/BS mulai 2 Maret 2021, dan ditargetkan rampung sebulan mendatang. (Dok. Media Center Aceh Besar)

TNI Bangun Jalan Tembus ke Air Terjun Peucari Jantho

images 3
Silaturahmi Ulama Aceh (SUA) digagas oleh Tu Sop Jeunib selaku Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) dan berlangsung selama dua hari sejak Rabu, 10 November 2021 [Foto: Tribunnews]

Ratusan Ulama Dorong Perbaikan Kehidupan Politik di Aceh