Muzakir Manaf Lantik Safwandi-Muslem Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya, Tekankan Pembangunan dan Sukseskan PORA XV

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengambil sumpah jabatan dan melantik Safwandi, S.Sos sebagai Bupati Aceh Jaya dan Muslem D, SE sebagai Wakil Bupati Aceh Jaya periode 2025-2030, pada Rapat Paripurna DPRK Aceh Jaya , di Gedung DPRK Aceh Jaya, Rabu, 19/2/2025. Foto: Biro Adpim
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengambil sumpah jabatan dan melantik Safwandi, S.Sos sebagai Bupati Aceh Jaya dan Muslem D, SE sebagai Wakil Bupati Aceh Jaya periode 2025-2030, pada Rapat Paripurna DPRK Aceh Jaya , di Gedung DPRK Aceh Jaya, Rabu, 19/2/2025. Foto: Biro Adpim

PM, Aceh Jaya – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melantik Safwandi dan Muslem sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya untuk masa jabatan 2025-2030 dalam upacara yang berlangsung dalam rapat paripurna DPRK setempat, Rabu, 19 Februari 2025. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh rakyat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta kerja nyata demi kepentingan masyarakat.

“Tugas yang diemban bukanlah tugas yang ringan. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat harus dijawab dengan program pembangunan yang berdampak langsung bagi rakyat,” ujar Muzakir Manaf.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Aceh Jaya, bukan hanya bagi pihak yang mendukung mereka saat pemilihan.

Dalam pidatonya, Gubernur menyampaikan tujuh poin penting yang harus menjadi fokus pemerintahan Aceh Jaya ke depan. Salah satunya adalah menjaga hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif guna memperkuat jalannya pemerintahan. Selain itu, ia menekankan pentingnya profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) serta mendorong pola pikir yang berorientasi pada pelayanan publik.

Gubernur juga meminta agar pemerintah daerah terus berkomunikasi dengan Pemerintah Aceh agar program pembangunan dapat berjalan dengan optimal. Ia menekankan pentingnya melibatkan akademisi dalam setiap perencanaan pembangunan serta memberikan ruang bagi pengusaha lokal agar dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Muzakir Manaf menyoroti kesiapan Aceh Jaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV, sebuah ajang olahraga tingkat provinsi yang akan digelar dalam waktu dekat. Pemerintah Aceh, katanya, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk penyelenggaraan event tersebut. Ia berharap dana tersebut dapat dikelola dengan baik agar PORA XV berlangsung sukses dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami meminta Bupati dan Wakil Bupati untuk bekerja keras demi menyukseskan PORA XV di Aceh Jaya. Ini adalah momentum penting bagi daerah kita,” tegasnya.

Muzakir Manaf menutup sambutannya dengan harapan agar Safwandi dan Muslem dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa Aceh Jaya ke arah yang lebih maju.

“Selamat bekerja. Semoga Aceh Jaya senantiasa dalam keadaan aman dan damai, serta kita semua mendapat petunjuk dan rahmat dari Allah SWT,” pungkas Gubernur. []

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20221224 WA0016 768x512
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menyampaikan sambutan dan laporan persiapan PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara saat menyambut kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (24/12/2022). [Dok. Biro Humas]

Pj Gubernur Ajak Venue PON Dijaga untuk Masa Depan Olahraga Aceh

Pasangan Cagub Mualem - TA Khalid mendaftar di KIP Aceh (Photo Pikiran Merdeka/Oviyandi Emnur)
Pasangan Cagub Mualem - TA Khalid mendaftar di KIP Aceh (Photo Pikiran Merdeka/Oviyandi Emnur)

Ramai-ramai Menggugat