Dinikahi Pria Aceh, Bule Cantik Asal Prancis Ungkap Alasan Jadi Mualaf

IMG 20210913 083022
Dinikahi Pria Aceh, Bule Cantik Asal Prancis Ungkap Alasan Jadi Mualaf

PM, Jakarta – Tiphaine Poulon bule Prancis cantik yang menikah dengan pria Aceh bernama Amal viral setelah kisahnya memutuskan menjadi mualaf terungkap. Sang bule dan Amal kerap membuat video di TikTok.

Cerita cinta mereka pun semakin menjadi atensi netizen setelah diungkap akun Youtube Gritte Agatha. Dalam konten YouTube berjudul “BEDA 16 TAHUN, BULE CANTIK CINTA MATI SAMA COWOK ACEH”, Tiphaine sang bule Prancis mengaku sudah tiga tahun menikah dengan Amal.

Dalam wawancara dengan Wolipop, Tiphaine yang akrab disapa Tiph mengungkapkan alasannya menjadi mualaf. Dia mengaku keputusannya itu bukan hanya karena dirinya menikah dengan Amal.

Tiph mengatakan dia senang memelihara binatang. Dan dia melihat agama Islam menghargai hewan.

“Pertama kali saya belajar tentang how muslim must respect the animals. Saya senang dengar ini karena saya sayang sama binatang. Dan pas saya dengar cerita tentang Rasulullah SAW sama kucing yang tidur di sajadah dia sambil dia salat saya jadi terharu,” ujarnya seperti dilansir Wolipop.

Ketika ditanya apa yang membuat hatinya tergerak untuk menjadi mualaf, Tiph pun menjawab,”The people I love mereka support saya dan ajari saya tentang Islam.”

Anak ketiga dari empat orang bersaudara itu mengaku jika banyak perubahan yang ia rasakan semenjak memeluk agama Islam. Ia pun menjadi lebih bersyukur dan beribadah dengan baik.

“Banyak perubahan, tapi hanya yang positif. I changed my way of thinking and i want to become better and serve my God, be more grateful and less demanding,” ucap Tiph.

Reaksi Keluarga di Prancis

Tiph yang mantap menjadi seorang mualaf, menuturkan reaksi kedua orangtuanya. Ia mengaku mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya.

“Alhamdulillah keluarga saya support saya, mereka open minded dan mengerti pilihan saya,” jelasnya.

“Kalau saya ada di rumah mereka hati-hati pilihan makanan. Mama saya beli makanan halal dan minta saya bercerita tentang Islam juga. Karena di Prancis reputasi Islam tidak bagus. So it’s also good if i can help restore the truth,” tambahnya.[] sumber: detik.com

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kisah Lawas di Balik Agenda Tsunami Cup
Sekjen BOPI Pusat, Heru Nugroho bersama Pembina Panpel, H Zaini Yusuf, Kadispora Aceh Musri Idris dan Ketua Panpel M Sakdan Abidin saat membahas pelaksanaan Turnamen Sepakbola Internasional Tsunami Cup I 2017 di Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (23/7/2017).

Kisah Lawas di Balik Agenda Tsunami Cup

Adik Ipar Orang Dinas Dapat Rumah Bantuan, Janda Tiga Anak Luput Perhatian
RUMAH Rosnadiar, janda tiga anak yang berkonstruksi dinding papan di Gampông Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, tampak memprihatinkan serta tidak layak huni. Keluarga miskin ini luput dari perhatian Pemkab Aceh Selatan. | Foto: Hendrik Meukek

Adik Ipar Orang Dinas Dapat Rumah Bantuan, Janda Tiga Anak Luput Perhatian