Lieus Sungkharisma Sesalkan Pernyataan Jokowi Soal FPI

Lieus Sungkharisma Sesalkan Pernyataan Jokowi Soal FPI
Lieus Sungkharisma. (IST)

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang membuka kemungkinan tidak memperpanjang izin Front Pembela Islam (FPI) menuai banyak reaksi.

Salah seorang yang menyesalkan pernyataan Jokowi itu adalah Koordinator Forum rakyat, Lieus Sungkharisma.

Menurut Lieus, pernyataan presiden yang disampaikan dalam wawancara dengan Associated Press (AP) sangat tidak bijak di tengah suasana politik dalam negeri yang mulai kondusif pasca Pilpres.

“Pernyataan Presiden itu sangat gegabah tanpa melihat aksi-aksi sosial dan peran aktif FPI dalam menjalankan amar maruf nahi munkar selama ini,” kata Lieus, Selasa (30/7).

Menurut Lieus, pernyataan Jokowi terlalu prematur untuk diucapkan oleh seorang kepala negara. Jokowi dinilai gegabah tanpa mencoba melihat lebih objektif kiprah FPI selama ini.

“Saya berkeyakinan, hal itu disebabkan Pak Jokowi tidak memahami FPI secara utuh,” ujar Lieus. Lagi pula, tambah Lieus, di era reformasi ini tidak ada kewajiban Ormas untuk memiliki ijin atau mendaftar ke pemerintah.

“Ini menjadi sangat politis. Sebab putusan MK sudah menyatakan negara menjamin kebebasan berserikat dan berkumpul setiap warga negara. MK menyebut pendaftaran organisasi bersifat sukarela,” tuturnya.

Ia berpandangan, selama ini FPI tidak pernah melakukan kegiatan yang bertentangan dengan keamanan dan ideologi negara.

“Jadi apa urgensinya Pak Jokowi melontarkan pernyataan tersebut kecuali untuk tujuan politis,” ujarnya. Ia menambahkan secara aturan hukum dalam UU Ormas, tidak ada nomenklatur soal izin itu.

“Keputusan MK Nomor 82 Tahun 2013 telah menyatakan pendaftaran organisasi adalah bersifat sukarela,” katanya.

Lieus menyarankan agar Presiden Jokowi mengundang FPI untuk berdialog. “Lebih baik Presiden Jokowi mengundang FPI untuk berdialog. Seperti halnya dengan sejumlah ormas lain.

Jadi semuanya bisa clear dan tidak menimbulkan keresahan baru. Tak baik juga bagi negeri ini bila presiden terus menerus melontarkan pernyataan yang membuat rakyatnya jadi resah,” demikian Lieus.

Sumber: RMOL

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20230505 WA0017 660x330 1
Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, saat menyampaikan sambutan pada acara Halal Bihalal Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Aceh, di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat, (5/5/2023) malam. [Dok. Humas]

Seluruh Lembaga Keuangan Harus Kompak Tangani Perekonomian di Aceh

Aceh Hebat 1
Dokumentasi: Nova Iriansyah saat itu masih menjabat Plt Gubernur didampingi Sekda Aceh, Taqwallah serta Kadishub Aceh, Junaidi saat melakukan peninjauan langsung ke galangan pembuatan Kapal Aceh, di Sei Raya, Meral, Kabupaten Karimun, Prov. Kepulauan Riau, Selasa (11/02).

Perusahaan Pembuat Kapal Aceh Hebat Diperiksa KPK