63 Warga Rohingya Terdampar di Kuala Idi

63 Warga Rohingya Terdampar di Kuala Idi
63 Warga Rohingya Terdampar di Kuala Idi

Idi—Puluhan warga etnis Rohingya asal Myanmar kembali ditemukan terdampar di perairan Aceh. Jika sebelumnya, Selasa (26/2), sebanyak 119 etnis Rohingya ditemukan di perairan Aceh Utara, Kamis (28/2), sebanyak 63 etnis Rohingya ditemukan terdampar di perairan Aceh Timur.

Sebelum ditemukan, warga rohingya terombang-ambing di lautan lepas. Dari 63 orang itu, antara lain 30 orang pria, 10 wanita, 7 orang remaja berumur di bawah 17 tahun, dan 14 orang anak-anak.

Warga etnis Rohingya tersebut ditemukan oleh Jamaluddin, nelayan setempat sekitar pukul 16.30 WIB. Kondisi perahu yang mereka tumpangi terdampar sekitar 100 mil dari perairan Kuala Idi, Aceh Timur.

Menurut Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir, pihaknya mendapat laporan dari seorang warga Idi Rayeuk atas penemuan perahu yang berisikan 63 warga Rohingya. Polisi lalu membawa mereka karena kondisinya sangat lemah akibat kelaparan. Warga Rohingya langsung diberikan bantuan medis dan makanan.

Muhajir mengaku belum bisa memastikan perihal penemuan ini dengan rombongan Rohingya yang ditemukan sebelumnya di perairan Aceh. Polisi kesulitan berkomunikasi dengan warga Rohingya. Mereka kini ditampung di UPTD Perikanan dan Kelautan Aceh Timur di Matang Seulimeng, Langsa, guna menjalani proses lebih lanjut dari pihak Imigrasi.[metrotv]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pekerjaan Docking Kapal Mengecewakan Nelayan Pasie Meukek
SALAH seorang nelayan di gampong Pasie Meukek menunjukkan item pekerjaan proyek docking kapal yang masih ada kekurangan. Pekerjaan proyek docking kapal sumber dana Otsus tahun 2014 sebesar Rp 1,7 miliar lebih ini, diprotes oleh nelayan Pasie Meukek karena tidak sesuai harapan masyarakat sehingga telantar tidak bisa digunakan selama hampir satu tahun. Hendrik Meukek.

Pekerjaan Docking Kapal Mengecewakan Nelayan Pasie Meukek