Viral di Medsos, Baliho NasDem di Sulsel Salah Tulis Nama Presiden

Viral di Medsos, Baliho NasDem di Sulsel Salah Tulis Nama Presiden
FOTO : iNTERNET

PM, MAKASSAR – Salah satu baliho Partai NasDem Provinsi Sulsel dalam kegiatan konsolidasi NasDem se- Sulawesi Selatan yang digelar, Rabu (28/2), menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, nama Jokowi yang terpampang di baliho tersebut salah tulis. Dalam baliho berukuran besar ini bergambar foto Presiden dan ketua umum Nasdem, Surya Paloh ini, tertulis besar dan jelas kalimat, ‘Jowoki Presidenku, NasDem partaiku,’.

Awalnya, baliho dengan tulisan nama Presiden yang salah ini tidak banyak diketahui akan adanya kesalahan. Hanya saja, sejumlah pengguna media sosial mulai memfoto dan membagikan di media sosial.

Minta Maaf

Menanggapi hal tersebut, Bacaleg Provinsi Sulsel Partai NasDem, Jhon Sonda Patu, meminta maaf atas kesalahan penulisan nama Presiden Jokowi di Baliho tersebut.

“Saya mohon maaf kepada presiden kita Joko Widodo dan juga kepada seluruh partai NasDem dan seluruh masyarakat Indonesia mohon maaf atas kejadian ini. Tidak ada sama sekali kesengajaan. Ini adalah pelajaran penting dan berharga untuk saya, Insya Allah ke depan tidak akan terulang,” ujarnya, didampingi Ketua Bappilu NasDem Makassar, Mario David, di Warkop Barakah, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Sabtu (3/3) kemarin, seperti dilansir upeks.fajar.co.id.

Jhon Sonda Patu pun menjelaskan kronologinya, bahwa baliho yang keliru tersebut dipasang oleh timnya karena menganggap ini momen yang baik untuk memperkenalkan dirinya sebagai Bacaleg dan bukan dari partai NasDem.

Seluruh baliho yang dipasang oleh partai tidak mengalami kesalahan ketik nama presiden Jokowi, kecuali yang dipasang oleh timnya, yang memang tidak terkoordinasi.

“Memang dari partai sudah saya penuhi (pemasangan baliho). Tapi ini tim bilang ini momen yang paling baik. Karena sudah malam, saya tidak perhatikan lagi. Nah, besok paginya acara tanggal 28 (Februari) saya mulai jalan. Akhirnya ada berita bahwa ada begini (baliho yang salah). Akhirnya dicabut ini barang (baliho). Nah seperti itu. Jadi ini inisiatif dari tim. Kalau dari partai saya pasang satu di depan Clarion tidak ada masalah,” jelasnya.()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Saksi Golkar : Siapa Monyet, Siapa Ular 
Saksi Golkar, TS Sani mengajukan keberatan atas pengurangan suara Golkar di dua kecamatan pada rapat pleno KIP Aceh Utara. [pikiranmerdeka.com I Fahrizal Salim]

Saksi Golkar : Siapa Monyet, Siapa Ular 

Di Aceh, Belum Ada Pemantau Pemilu Mendaftar
Anggota Komisioner Komisi Indenpenden Pemilihan (KIP ) Aceh,, Roby Syahputra (tengah) memperlihatkan kertas suara pemilu legislatif pada rapat pleno penetapan daftar pemilhan umum 2014 di Banda Aceh, Senin (20/1). Rapat Koordinasi yang dihadiri sejumlah anggota partai nasional dan partai lokal itu menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) perubahan Desember 2014 sebanyak 3.315.094 pemilih atau berkurang dari DPT sebelumnya Desember 2013 sebanyak 3.322.152 pemilih. ANTARA FOTO/Ampelsa/14

Di Aceh, Belum Ada Pemantau Pemilu Mendaftar