Dana Wakaf dan Pembangunan Masjid Jami’ Lueng Bata

Mesjid Lueng Bata Foto PM__Dofa Aliza
Mesjid Lueng Bata Foto PM__Dofa Aliza

Selain dana PEMK, dalam laporan No.700/106/LPH/2015 Inspektorat Kota Banda Aceh, juga disebutkan adanya dua temuan lain. Yakni dana ganti rugi tanah wakaf Masjid Jami’ dan dana pembangunan Masjid Jami’ Kemukiman Lueng Bata. Dari total dana yang dikelola nadzir dari ganti rugi tanah wakaf dan sumber lainnya, Rp5,5 miliar menjadi temuan Inspektorat.

Inspektorat memperintahkan panitia membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana Rp2 miliar untuk pembangunan toko di atas tanah wakaf di Jalan Mohd Hasan Batoh. Dimana, harga borongan pembangunan tersebut sebesar Rp3,5 miliar.

Sementara dana untuk pembangunan masjid dengan total pengeluaran tahun 2008 Rp1,9 miliar juga tidak dapat dipertangungjawabkan secara rinci oleh panita pembangunan masjid. Inspektorat meminta laporan pertanggungjawaban dana tersebut.

Selain itu, panitia pembangunan masjid diminta membuat laporan terkait bantuan masyarakat dalam rentang tahun 2008 hingga 2013. Inspektorat juga memnita panitia mempertanggungjawabkan dana senilai Rp366 juta dari beberapa item pekerjaan pembangunan masjid.

Diakui Camat Iqbal, pihaknya sudah menerima laporan panitia pembangunan masjid. Begitu pula dengan laporan pergantian tanah wakaf tersebut, semuanya sudah diselesaikan. “Semua sudah mereka buat secara detail. Namun karena kita tidak faham dengan laporan, maka kita meminta membuatkan surat pernyataan terhadap laporan ini kepada panitia tersebut,” ujar Ikbal Rokan.

Baca: Pat Gulipat Dana Pemberdayaan Masyarakat Lueng Bata Banda Aceh

Iqbal menuturkan, pertanggungjawaban sudah diselesaikan dilakukan oleh nazhir yang dulu yang dijabat oleh Mantan Kakanwil Kemenag Aceh, Rahman TB. Ia menekankan perosalan tanah wakaf dan dana pembangunan masjid sudah diselesaikan sebagaimana mestinya.

“Selama dua bulan kami dengan Muspika dan juga Kemukiman Lueng Bata melakukan mediasi terhadap semua permasalahan selama ini. Alhamdulillah permasalahan ini sudah selesai beberapa bulan lalu,” ungkap Iqbal yang menjabat Camat Lueng Bata sejak Februari 2015.

Menurutnya, dana pembangunan Mesjid Jami’ Lueng Bata yang dimulai sejak 2007 hingga 2013 itu berasal dari berbagai sumbangan, baik dari masyarakat ataupun dari Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias. 

Saat ini, pembangunan Mesjid Jami’ Lueng Bata memasuki tahap pengerjaan tempat wudhu. Diperkirakan, realisasi pembangunan masjid itu baru mencapai 70 persen.[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20201215 WA0006
Gubenur Aceh, Nova Iriansyah, saat bertemu dengan Wakil Ketua DPR-RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan M. Azis Syamsuddin, di Ruang Wakil Ketua, Gedung Nusantara III DPR-RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (15/12/2020). (Foto/Ist)

Angka Kemiskinan Masih Tinggi, Dana Otsus Diharapkan Tetap Berlanjut

WhatsApp Image 2024 12 07 at 14.32.06
Band Aceh - Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA., M.Si, menerima audiensi dan silaturahmi Parlemen Bangsa Moro, Philippina, di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis, 5/12/2024. Hadir dalam kunjungan itu sejumlah kepada SKPA, di antaranya Plh Asisten I, Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh. Foto: Biro Adpim

Pj Gubernur Safrizal Terima Kunjungan Parlemen Bangsa Moro, Bahas Pengelolaan Daerah Otonomi Khusus

Pj. Gubernur Aceh Safrizal didampingi Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal dan Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko menyerahkan bantuan kepada masyarakat Terminal Tipe C, di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 17/10/2024.
Pj. Gubernur Aceh Safrizal didampingi Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal dan Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 17/10/2024.

Pemerintah Aceh Serahkan Satu Truk Bantuan untuk Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Aceh Tamiang
Pj. Gubernur Aceh, Dr. Safrizal, ZA. M. Si didampingi Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) dan Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko, S.I.K, MH dan Rombongan meninjau tanggul sungai yang jebol diterjang banjir di Desa Muka Sei Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 17/10/2024.

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Aceh Tamiang