PM, CALANG – Pembangunan irigasi dan embung di desa Lhok Geulumpang, Dusun Alu Batak, Kecamatan Setia Bakti, menuai soroton. Ini lantaran kedua proyek tersebut tidak berfungsi.

Ketua Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) AlFuadi, menyebutkan, irigasi yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 tersebut hingga saat ini tidak berfungsi. Selain irigasi, kata diam embung yang dibangun menggunakan dana desa tahun 2016, dinilai juga tidak tepat sasaran.

“Irigasi yang dibangun pada tahun 2015 secara swakelola BPP Setia Bakti tidak berfungsi sesuai harapan. Ditambah lagi embung yang dibangun tahun 2016 juga tidak dapat difungsikan,” ujar AlFuadi kepada pikiranmerdeka.co, Selasa, (9/1).

AlFuadi menuturkan, hasil pantauan pihaknya ke lokasi, embung yang dibangun menggunakan dana desa tersebut tidak mencukupi debit air. Ia menilai, embung tersebut dibangun tidak sesuai perencanaa.

Iklan Duka Cita Thanthawi Ishak dari BPKA Dan SAMSAT

“Menurut saya memang tidak tepat di lokasi tersebut dibangun embung,” tambahnya.

Ia berharap, kedepan pemerintah daerah agar menindaklanjuti dan mengawasi penggunaan dana desa agar tepat sasaran. “Saya berharap pemerintah daerah dapat menindak lanjuti penggunaan dana desa sesuai dengan keperluan, selain tepat sasaran dana desa juga tidak berkesan dihambur- hamburkan,” tutur AlFuadi.

Sementara itu, Kepala BPP Setia Bakti Yuna Mufliadi saat dikonfirmasi pikiranmerdeka.co, Selasa, (09/1) mengatakan, tidak berfungsinya irigasi tersebut akibat dibangunnya embung tersebut oleh masyarakat setempat.

Kata dia, irigasi tersebut dibangun pada tahun 2015 sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah itu.

“Sebenarnya bukan tidak berfungsi, karena dulu memang kebutuhannya adalah irigasi di tempat tersebut. Akan tetapi setahun kemudian sudah ada embung yang dinabgun menggunakan dana desa. Pembangunannya tanpa ada koordinasi dengan pihak kami dan pihak dinas sendiri,” ujarnya.()

Komentar