ILUSTRASI

PM, Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, sedang melaksanakan seleksi terbuka lelang jabatan eselon II untuk mengisi 12 jabatan kepala dinas di jajaran Pemkab setempat.

Ke-12 posisi tersebut adalah jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta jabatan Kepala Dinas Pendidikan Dayah.

Muslem M Asyek

Anggota DPRK Aceh Besar Muslem M Asyek, mengatakan Komisi I akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap proses seleksi pejabat eselon II, yang kini mulai dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Besar.

Pengawasan tersebut, kata dia, dilakukan agar proses penjaringan terhadap calon kepala dinas dilakukan secara objektif dan transparan.

“Kita akan mengawasinya. Besok rencananya Komisi I akan melakukan rapat terkait mekanisme pengawasan,” ujar politisi PDA ini, kepada PIKIRANMERDEKA.CO, Rabu (11/4).

Terkait dengan seleksi eselon II ini, Muslem mengatakan, pihaknya meminta agar Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, mewujutkan janji politiknya saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Dimana, dalam debat kandidat Mawardi mengatakan jabatan tidak boleh lagi diberikan untuk orang-orang dekat pemerintah, dan berjanji akan menempatkan kepala dinas yang profesional, terutama di dinas-dinas prioritas.

“Seleksi jabatan ini harus mengutamakan ahli di bidangnya, bukan ahli family,” tegas Muslem.

Untuk itu, kata Muslem, pihaknya meminta agar panitia seleksi dapat melaksanakan tugasnya sesuai aturan. “Semua persyaratan baik latar belakang pendidikan, pengalaman kerja maupun pangkat harus dilihat,” pungkasnya.()

Komentar