Pelabuhan Balohan Sabang.(Foto: Antara)

PM, SABANG – Program pembangunan dan revitalisasi pelabuhan penyeberangan Nasional Balohan Sabang, dijadwalkan akan dilaksanakan pada Mai 2018.

Sejumlah aset pelabuhan penyeberangan Balohan atau fasilitas eksisting terminal penyeberangan, direncanakan akan direlokasikan menjelang dilaksanakan program dimaksud.

Rencana relokasi fasilitas eksisting pelabuhan tersebut, disampaikan Direktur Pembangunan Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Okto Rizki, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di gedung BPKS Rabu (11/4) pagi tadi.

“Fasilitas eksisting pelabuhan seperti gedung terminal kapal fery, pos Bea Cukai, kantor UPTD Balohan, mesin scener, tangki air, dan tangki BBM yang harus direlokasi atau dipindahkan pada tahun anggaran 2018 ini,” ujar Okto.

Kata dia, relokasi tersebut akan dilakukan dalam dua tahap yakni pada tahun anggaran 2018 dan pada tahun 2019 mendatang. “Ini sesuai dengan program pembangunan dan revitalisasi terminal penyeberangan yang juga akan dilaksanakan secara bertahap,” ujar Okto.

Pada tahun 2019 mendatang, kata dia, relokasi fasilitas eksisting yang dilakukan yakni pada fasilitas seperti gedung terminal kapal cepat, Kantor Bank Aceh, ruang tunggu VVIP, kantin balohan, ATM galery, toko suvenir, dan mesin scener.

Disebutkan, pembangunan tahun anggaran 2018 ini pihak BPKS akan mulai membangun fasilitas seperti zona bongkar muat, zona antrian parkir, reklamasi sungai, jembatan tipe C, gedung penumpang kapal fery, jembatan tipe B, jembatan tipe A, gedung penitipan kendaraan roda 4, gedung pemadam kebakaran dan gedung bongkar barang.

Sementara untuk tahun anggaran 2019 fasilitas yang akan dibangun adalah Zona antrian kapal lambat. “Area parkir roda 4 dan roda 2, pintu gerbang dan pos jaga, tugu, gedung penumpang kapal, menara pantau, dan sejumlah fasilitas lain,” bebernya.

“Rencana dan jadwal pembangunan memang sudah ada, namun tetap akan ada perubahan jadwal yang nantinya akan diseauaikan dengan kondisi di lapangan,” tambah Okto.

Untuk itu, kata dia, BPKS sejak tanggal 7 Maret 2018 telah mengeluarkan surat pemberitahuan pengosongan lahan yang ditujukan kepada pemilik lahan dan bangunan yang telah dibebaskan oleh BPKS.

Rapat koordinasi lintas sektor yang di buka oleh Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal dan dihadiri oleh Sekda Kota Sabang Zakaria serta sejumlah unsur lainya seperti pihak ASDP, Perhubungan laut,Syahbandar dan Camat Sukajaya, tokoh masyarakat serta Kechik Balohan tersebut diharapkan mampu memfasilitasi seluruh kendala yang dihadapi oleh pihak BPKS di lapangan.

“Kita berharap, dengan kehadiran seluruh pihak yang terkait hari ini, semua kendala dan hal -hal yang masih belum terealisasi dapat segera di selesaikan secara musyawarah,cepat dan tepat, hingga proses pembangunan dan revitalisasi pelabuhan
penyeberangan balohan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal didampingi Deputi Pengawasan BPKS Abdul Manan.()

Komentar