Pj Gubernur Safrizal: Pemerintah Segera Bangun Dayah yang Terbakar di Aceh Besar

WhatsApp Image 2024 12 01 at 20.38.35
Pj Gubernur Aceh Safrizal bersama, Plt Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah,meninjau Dayah Babul Maghfirah,,yang terbakar pada Sabtu malam, 30 November 2024. Gampong Cot Keueng, Kecamatan Kutabaro, Minggu 1 Desember 2024. Foto: Biro Adpim

PM, Aceh Besar – Pemerintah Aceh akan segera mengambil langkah konkret untuk menangani kebakaran yang melanda Dayah Babul Maghfirah, Cot Keu-eung, Aceh Besar, pada Sabtu malam, 30 November 2024. Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., menyatakan bahwa pemerintah siap bergotong royong membangun kembali asrama santriwati yang hangus terbakar.

Dalam kunjungannya ke lokasi kebakaran di dayah yang dipimpin Ustadz Masrul Aidi, pada Minggu siang, 1/12/2024, Safrizal mengatakan bahwa tim insinyur dari Dinas Perkim Aceh akan melakukan audit teknis terhadap bangunan yang rusak. “Kita akan pastikan kekuatan struktur yang masih ada, apakah harus dibongkar total, sebagian, atau hanya perlu perbaikan di bagian tertentu. Hasil audit ini akan menjadi dasar untuk langkah pembangunan selanjutnya,” ujarnya.

Safrizal yang didampingi Plt Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah, juga menegaskan bahwa pembangunan ulang akan melibatkan dana dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Aceh Besar, serta sumbangan masyarakat. “Gotong royong menjadi prinsip utama. Berapa pun kemampuan kita di APBA 2025, akan kita sesuaikan. Jika tidak bisa sekaligus, setidaknya kita mulai pada tahap awal tahun depan,” katanya.

Selain itu, sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemerintah Aceh akan mengirim 30 unit APAR (Alat Pemadam Api Ringan) ke Dayah Babul Maghfirah. Safrizal juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui BPBD untuk memberikan pelatihan mitigasi kebakaran kepada para kader dayah. “Pelatihan ini penting untuk memastikan para santri dan pengelola dayah memahami cara menghadapi risiko kebakaran,” jelasnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Dayah Babul Maghfirah yang terletak di Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar. Api menghanguskan empat bilik asrama santriwati di lantai dua serta sebagian gudang di lantai bawah. Tim gabungan yang terdiri dari Damkar BPBD Aceh Besar, Damkar Banda Aceh, Damkar Brimob Polda Aceh, relawan, dan masyarakat berhasil memadamkan api dalam waktu dua jam.

Safrizal mengingatkan pentingnya mitigasi bencana di lembaga pendidikan seperti dayah dan sekolah. “Ini pelajaran berharga bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana, termasuk kebakaran, harus menjadi prioritas, tidak hanya di instansi pemerintah, tetapi juga di lembaga pendidikan,” ujar dia.

Musibah ini, menurut Safrizal, adalah ketentuan Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kebersamaan. Ia optimis bahwa dengan semangat gotong royong, Dayah Babul Maghfirah dapat dibangun kembali dengan lebih baik dan cepat. “Insya Allah, kita bisa melewati ujian ini bersama,” ujar dia. []

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20240927 WA0047 1 1050x525
Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, menyampaikan materi dengan tema "Peran Media Dibalik Sukses PON XXI Aceh-Sumut 2024" saat menjadi Narasumber pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XIX tahun 2024 yang digelar di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Jum'at, (27/9/2024). Foto: Biro Adpim

Pj Gubernur Safrizal Sampaikan Paparan di Uji Kompetensi Wartawan di Banda Aceh

whatsapp image 2023 01 18 at 08 22 271
Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol. Rudolf Albert Rodja dan rombongan saat berada di lokasi pengungsian etnis Rohingya di Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. [Dok. Humas]

Kemenkopolhukam Sambangi Pengungsi Rohingya: Kita Butuh Data Akurat

IMG 20210216 WA0038
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, menyaksikan penandatanganan prasasti oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi dan Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno, saat meresmikan pemindahan Kantor Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dari Medan ke Banda Aceh, Selasa, (16/2/2021). (Dok. Ist)

Markas Taman Leuser Dipindahkan ke Aceh