Petani Matang Baloy Dibekuk Polisi di Rumahnya

Petani Matang Baloy Dibekuk Polisi di Rumahnya
Petugas menunjukan barang bukti 40 paket kecil ganja siap edar yang disita dari tersangka asal Desa Matang Baloy, Kecamatan Tanah Luas. Dalam penangkapan itu, 3 kilogram ganja berhasil diamankan.(Cut Islamanda | Pikiran Merdeka)
Petugas menunjukan barang bukti 40 paket kecil ganja siap edar yang disita dari tersangka asal Desa Matang Baloy, Kecamatan Tanah Luas. Dalam penangkapan itu, 3 kilogram ganja berhasil diamankan.(Cut Islamanda | Pikiran Merdeka)

PM, Lhoksukon–Seorang petani Desa Baloy, Tanah Luas, Aceh Utara, Mukhtar alias Apa, 45, dibekuk polisi dari rumahnya, Senin (14/5) sekira pukul 22.30 WIB. Dia ditangkap terkait kepemilikan ganja yang sudah lama masuk Target Operasi (TO).

Pada waktu penangkapan, polisi juga turut mengamankan barang bukti tiga kilogram ganja kering siap edar. “Penangkapan tersangka atas informasi masyarakat dan pengembangan dari tersangka yang pernah ditangkap sebelumnya,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE, melalui kasat Narkoba AKP Syafran kepada Pikiran Merdeka, Selasa (15/5).

Menurut Syafran Mukhlis ini sudah lama masuk TO polisi terkait kasus kepemilikan dan peredaran ganja di wilayah Aceh Utara. “Mukhtar berhasil ditangkap setelah anggota menyamar sebagai pembeli, pada saat transaksi dia kemudian langsung ditangkap. Tersangka bersama 3 kg ganja yang ditemukan di rumahnya langsung di bawa ke Mapolres Aceh Utara,” katanya.

Syafran menambahkan pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait peredaran narkotika yang selama ini masih marak diwilayah Aceh Utara.“Kita harap, masyarakat terus melaporkan kasus-kasus peredaran narkoba di Aceh Utara, supaya kita mudah mengincarnya, dan membuat pengedar dan pemakai tak tenang,” pinta AKP Syafran. [csf]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

65832555 680b 4aa8 9f13 aa999280f94d
Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah menyapa Muhammad Ramadhan, seorang remaja penderita lumpuh yang berusia 24 tahun. Pemerintah Aceh bersama Bank Aceh Syariah lantas menyerahkan bantuan satu unit becak untuk Abdul Azis, ayahnya, untuk operasional pengobatan. [Dok. Istimewa]

Pj Gubernur Aceh Serahkan Bantuan Becak untuk Operasional Pengobatan Penderita Lumpuh

antarafoto ngabuburit masjid raya baiturrahman 170421 irp 3 01 ratio 16x9
Warga menikmati panorama Masjid Raya Baiturrahman sambil menunggu waktu untuk berbuka puasa (ngabuburit) di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (17/4/2021). Masjid Raya Baiturrahman yang dibangun di masa pemerintahan Sultan Alauddin Johan Mahmudsyah sekitar tahun 1292 M tersebut telah menjadi salah satu ikon provinsi Aceh yang ramai dikunjungi warga dan wisatawan. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra

Angka Korban Perkosaan di Aceh Tertinggi di Indonesia, Komnas HAM Ingatkan Hak Korban