Penyanyi Aceh Ikut Meriahkan Pagelaran Melayu ‘Berdamai dengan Bumi’

Nong Niken saat tampila di Jakarta Melayu Festival 2015
Penyanyi Aceh Ikut Meriahkan Pagelaran Melayu ‘Berdamai dengan Bumi’

PM, JAKARTA – Cut Nyak Niken Astri atau yang akrab disapa dengan Nong Niken akan meriahkan malam Pagelaran Musik Melayu malam ini, Kamis (24/12/2015) di Airman Cafe, The Sultan Hotel Jakarta.

Selain Niken, sejumlah artis lainnya juga akan meriahkan acara musik yang mengangkat tema ‘Berdamai dengan Bumi’ seperti Febri’na, Fuad Balfaz, Fahad Munif, serta Elcatraz Band sebagai pengiring.

Ditanya soal persiapan, Niken menyebutkan ada tujuh lagu yang sudah dipersiapkan dan salah satunya lagu Saleem mengingat kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya di Aceh yang sama-sama berbudaya melayu.

“Lagu Saleem ini punya tantangan banget bagi Niken, karena cara bernyanyi kali ini agak beda plus dilihat juga oleh orang-orang yang mengerti melayu,” sebut dara kelahiran Lhokseumawe ini.

Menurut Niken, selain mempersiapkan pemantapan vokal dan live musik dalam dua hari terakhir ini, ia bersama penyanyi lainnya nantinya juga siap akan berkolaborasi latin dan Arabian music serta live guitar Turkey.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Geisz Chalifah menyebutkan, acara musik ini juga mendapat banyak respon dari sejumlah kalangan yang menyukai musik melayu.

“Setiap tahunnya ketika event melayu digelar, tiket pasti sold out. Banyak yang komplain kepada saya untuk menambah kuota. Ini membuktikan bahwa masih banyak yang suka melayu. Melayu itu cerdas. Bila menyukai musik melayu berarti seleranya cerdas,” jelas Geisz.

Geisz juga berharap, pagelaran musik melayu yang berlangsung malam nanti bisa berjalan sukses. “Kami dari kami dan seluruh pihak adalah agar acara malam nanti sukses dan dapat mengukir sejarah bahwa musik melayu itu indah, sopan, dan bersahaja tidak akan pernah mati di bumi,” harapnya. [PM006]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senjata api illegal sitaan Polda Aceh. (Foto PM/Taufan Mustafa)
Senjata sitaan Polda Aceh. Ada 32 pucuk senjata api laras panjang dan laras pendek, 4.955 butir peluru, 28 buah magazen dan satu granat sitaan dipamerkan, di halaman Mapolda Aceh, Jeulingke, Banda Aceh, (29/10/2015). Selain memamerkan sejnjata, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, Polda Aceh memusnahkan hampir satu ton ganja kering dan barang bukti narkoba lain berupa sabu, ekstasi, dan psikotropika. Taufan Mustafa.

Polda Aceh Pamer 32 Bedil Sitaan dan Basmi BB Narkoba