Banda Aceh—Pemerintah Aceh dan Kementerian Dalam Negeri menggelar pertemuan tertutup membahas persoalan bendera Aceh, Selasa (02/04) siang ini, di Banda Aceh.

“Pertemuan sedang berjalan,” kata Kepala Biro Hukum Pemerintah Aceh, Edrian, Selasa (3/4) siang.

Rapat dihadiri Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah Djohan, serta sejumlah anggota DPR Aceh.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri dalam kajiannya mengatakan penggunaan bendera dan lambang Provinisi Aceh, yang menyerupai bendera dan lambang Gerakan Aceh Merdeka, bertentangan dengan aturan perundangan di atasnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, akan menyampaikan sejumlah koreksi terhadap qanun atau perda bendera kepada pemerintah dan DPR Aceh pada hari Selasa (02/04) di Banda Aceh.[bbc]

Komentar

AdvertisementIklan Selamat Hari Raya Idul Adha BPKA