Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2015 lalu, berdemo ke Kantor Walikota Lhokseumawe untuk menuntut kekurangan honor dan uang liburan, Rabu, (26/08/2015). Foto: F Salim.

PM, Lhokseumawe – Miris benar nasib 35 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang telah berjasa mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2015 lalu, harus berdemo ke Kantor Walikota Lhokseumawe untuk menuntut kekurangan honor dan uang liburan, Rabu, (26/08/2015).

“Sampai akhir Agustus kejelasan honor dan uang liburan 35 Paskibra dan pelatih belum juga dibayar oleh Pemko Lhokseumawe, makanya kami mendatangi kantor walikota untuk menuntut kejelasan. Seharusnya kalau pemko berniat baik, ‘kan satu hari setelah pengibaran, honor kami sudah dilunasi,” sebut Sinta, Pasukan 17, Paskibra 2015 Lhokseumawe.

Padahal, kami sudah berulang kali meminta kepada Bagian Kesra Pemko Lhokseumawe rincian honor dan bonus liburan yang dijanjikan pemko, tetapi sampai saat ini mereka tidak pernah mahu memberikan, kemana dana itu dibawa mengapa sampai saat ini belum ada,” kata Sinta.

Menurutnya, Paskibra tahun lalu, berangkat liburan setelah satu hari istirahat paska pengibaran yakni tanggal 20 sudah diberangkatkan untuk refresing atau liburan. Sedangkan kami sampai akhir Agustus ini belum ada kabar kapan akan diberangkatkan.

Ke-35 Paskibra juga mengancam apabila tidak ada liburan tahun ini, jangan harap Paskibra tahun depan ada, karena ke depan kami yang menjadi pelatih. Kami memaksa pihak Pemko hari ini harus diselesaikan hak kami, karena kami diberi waktu oleh pelatih dua puluh jam. Apabila tidak dipenuhi berarti tidak ada liburan tahun ini,” pungkas Sinta.

[PM005]

Komentar