Dok. 2017 (www.manisinfo.com)

PM, Sabang – Badan jalan nasional di Tanjakan Cot Murong menuju lokasi wisata Pantai Gapang, Iboih, serta Tugu Kilometer Nol Indonesia di Sabang kembali ditutupi bebatuan dan tanah longsor pada Sabtu (22/12).

Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Longsor terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dini hari dan hingga sekarang masih lumpuh total,” kata warga Iboih, Idris kepada Antara, Sabtu.

Pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang ingin menuju ke Iboih-Sabang dan sebaliknya bisa melewati jalur alternatif yakni, melalui balik gunung. Sementara Petugas BPBD Sabang, Babinsa, Babinkamtibmas dibantu satu alat berat beko (excavator) dari Dinas Pekerjaan Umum setempat sedang membersihkan badan jalan tersebut.

“Sekarang petugas sedang membersihkan longsor bebatuan yang menutupi badan jalan Cot Murong,” kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Sabang, Samsul Rizal di Sabang.

Kepala Stasiun Mereorologi Cot Ba U, Maimun Saleh, Kota Sabang, Siswanto menyatakan, penyebab utama terjadinya longsor di Tanjakan Cot Murong karena topografi atau kemiringan lereng jalan.

“Penyebab longsor itu karena pengerukan dilereng beberapa waktu lalu. Selain itu, longsor tersebut juga disebabkan oleh kemiringan lereng hingga 45 derajat,” kata Siswanto.

Ia menjelaskan, longsor disebabkan beberapa faktor, diantaranya guyuran hujan dengan intensitas lebat memicu kejunuhan, kemiringan lereng, geteran lalu lintas serta faktor geologi.

“Longsor di Tanjakan Cot Murong lebih disebabkan karena pemotongan lereng yang di bawah dan topografi tanah yang bebatuan dan pasir,” kata Kepala Stasiun Mereorologi Cot Ba U, Maimun Saleh, Kota Sabang.

Pada bulan Desember ini, lintas nasional tepatnya di Tanjakan Cot Murong sudah lebih tiga kali terjadi longsor.

Badan Lingkungan Hidup Kota Sabang mencatat, sejak 2000 sampai dengan 2017 sudah lebih 18 kali longsor terjadi di Jalan Tanjakan Ujong Murong menuju kawasan wisata Pantai Gapang, Iboih, serta Tugu Kilometer Nol Indonesia.

Tanjakan Ujong Morong tersebut merupakan kawasan labil struktur geologi karena daerah itu adalah kawasan hutan tropis tingkat kelembaban pada tofografi 45 persen dengan ketinggian rata-rata 500 meter dari permukaan laut.

(Irman Yusuf/Antara)

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh