Aryaudin
Aryaudin

Sinabang – Setelah memekarkan tiga kecamatan dari lima kecamatan yang ada sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue bersama DPRK dan tokoh masyarakat setempat, Senin (11/6) kembali menggagas pemekaran kecamatan baru di wilayah kepulauan tersebut.

Pertemuan perdana para pihak terkait pemekaran itu berlangsung di aula Kantor Camat Kecamatan Simeulue Tengah, dan dipimpin oleh Ketua DPRK Simeulue, Aryaudin.

Dalam pertemuan itu, direncanakan ada tiga kecamatan lagi yang akan dibentuk dan diusulkan pada  tahun ini, yakni Kecamatan Teupah Tengah, Kecamatan Teupah Timur, dan Kecamatan Tengku Diujung.

Untuk Kecamatan Tengku Diujung akan dimekarkan dari wilayah Kecamatan Simeulue Tengah atau Kampung Air. Sedangkan dua kematan lagi, Teupah Tengah dan Teupah Timur dibentuk dari wilayah Kecamatan Simeulue Timur.

Penambahan tiga kecamatan tersebut dinilai sangat penting untuk pengembangan wilayah, di samping delapan kecamatan yang ada yaitu; Kecamatan Simeulue Timur, Simeulue Tengah, Simeulue Barat, Teupah Selatan, Teupah Barat, Salang, Teluk Dalam, dan Kecamatan Alafan.

“Dalam rapat perdana dismpulkan, pemekaran tiga kecamatan mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk tikoh masyarakat. Syaratnya pun sudah lengkap, tinggal mengajukan ke provinsi Aceh,” kata Ketua DPRK Simeulue, Aryaudin di ruang kerjanya, Selasa (12/6).

Sesuai aturan dan mekanisme pembentukan wilayah kecamatan yang baru, tambah Aryaudin, pembentukan atau pemekaran kecamatan minimal dalam satu kecamatan tersedia 10 desa dan jelas batas-batas wilayahnya.

“Dan, kita sekarang sedang membahas batas-batas ketiga kecamatan yang akan dibentuk tersebut.  Sinyal yang kami dapatkan, provinsi sangat merespon rencana ini,” katanya.

Dikatakannya, wacana pembentukan kecamatan baru itu  sudah sejak tahun 1993 silam yang dimekarkan dari tiga kecamatan yang ada. “Hasil musyawarah yang kami gelar itu akan segera disampaikan ke gubernur Aceh paling lambat, tanggal 1 Agustus 2012 mendatang,” jelas Aryaudin.

Penjabat Bupati Simeulue, Nurman Daud Shamad  mengatakan pembentukan tiga kecamatan baru di Semelue sangat penting dan melihat luas wilayahnya sudah sangat layak Kabupaten Simeulue dimekarkan menjadi 11 kecamatan dari 8 kecamatan yang ada sekarang.

“Upaya penambahan kecamatan itu sudah lama. Dan, kita semua sepakat pemekaran kecamatan harus terlaksana supaya pengembangan wilayah lebih terjamin dan terkoordinir dengan baik,” kata Nurman yang dihubungi, Selasa (12/6).

Informasi lainnya menyebutkan, sebenarnya wacana pemekaran kecamatan itu sudah cukup lama tetapi terhenti karena kebijakan Gubernur Aceh sebelumnya. Gubernur Aceh sebelumnya, tidak membenarkan adanya pemekaran maupun pembentukan daerah baru.

“Kami seluruh warga Simeulue sangat mendukung terkait pemekaran kecamatan yang baru tersebut. Bahkan lebih cepat lebih baik,” demikian kata Agusri, salah seorang perangkat Desa Sebbe, Kecamatan Simeulue Tengah.[chm]

Komentar