Juru bicara JARA, M Nur.

PM, Pidie – Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) menganggap kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie selama lima tahun terakhir masih sangat buruk.

Kesan itu diperparah usai diketahui bahwa dewan kembali melakukan pengadaan baju dinas pada tahun 2019 ini.

Juru bicara JARA, Muhammad Nur mengatakan, seharusnya pada saat akhir masa jabatan atau Purnabakti tahun 2019 seperti ini, para wakil rakyat lebih mementingkan aspirasi masyarakat yang belum sempat terealiasi.

“Pengadaan baju dinas untuk 40 anggota DPRK jelang akhir masa jabatan semakin memperburuk citra dan kinerja dewan dimata masyarakat Pidie,” kata Muhammad Nur Keumala kepada Pikiran Merdeka, Sabtu (27/7/2019).

Apalagi, kata dia, anggaran untuk pengadaan baju dinas anggota dewan tersebut tergolong tinggi, yakni berkisar Rp 330 juta untuk enam set baju para wakil rakyat di parlemen.

Meski dibolehkan dalam aturan, namun pengadaan pakain dinas tersebut menurutnya tidak tepat dengan kondisi masa tugas anggota dewan yang akan segara berakhir.

“Ini jelas melukai hati masyarakat Pidie, baik secara lahir mapun batin,” ujarnya.

M Nur melanjutkan, kenyamanan yang diberikan negara kepada wakil rakyat membuat mereka juga lupa akan tugas dan fungsinya untuk mewakili masyarakat, baik terkait legislasi maupun sebagai pengontrol jalannya pemerintahan.

“Kesannya, eksekutif dan legislatif di Pidie berjalan sendiri-sendiri. Kecuali saat pembahasan anggaran yang dibahas bersama untuk disetujui dan selanjutnya diqanunkan. Sikap ini jelas merugikan masyarakat,” kritiknya.

M Nur bahkan menyebut peran legislatif di Pidie masih terkesan mandul. Publik menangkap, dewan selama ini disibukkan dengan kunjungan kerja, pengadaan pengadaan baju baru dan bibit kayu.

Ia mendesak agar dewan mengevaluasi diri, kembali mengemban peran mendorong dan mengawasi Pemerintah Kabupaten Pidie, di bawah pemerintahan eksekutif Roni Ahmad-Fadhlullah TM Daud. Ia menegaskan rakyat Pidie membutuhkan pemikiran dan kinerja yang berbobot dengan program pemerintah yang pro rakyat.

“Dewan periode ke depan harus berperan lebih aktif dalam meningkatkan perannya sebagai wakil rakyat,” pintanya. []

Komentar