PM, Bireuen – Ketua Karang Taruna Aceh, Ismet, ST., MT mengigatkan pemuda-pemudi di Aceh untuk bersinergi membangun gampong dengan memaksimalkan anggaran dari dana desa, APBK dan APBA. Hal itu ia sampaikan dalam sambutan Temu Karya Karang Taruna di Bireuen, Rabu (14/11).

Ismet, dalam sambutannya menyampaikan pemerintah harus melakukan pembinaan dan regenerasi pemuda di gampong agar mereka hidup mandiri dan kreatif. Triliyunan dana APBA di Aceh per tahun ditambah dana desa yang mencapai milyaran, sambungnya, seharusnya bisa menunjang produktifitas pemuda di gampong. “Sehingga masyarakat semakin mandiri serta dapat mengurangi angka kemiskinan,” katanya.

Menurut Ismet, pemuda mempunyai tanggung jawab moral dalam memajukan peradaban. Ia mendorong anak-anak muda untuk melahirkan program program unggulan, produktif, dan kreatif agar mereka hidup mandiri.

“Pemuda juga harus memerangi narkoba dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat,” tambahnya.

Selain Ismet, Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Karang Taruna mempunyai tugas tugas sosial dalam membantu masyarakat Bireuen.

“Saya meminta Karang Taruna untuk terus memberikan kontribusi positif dalam memajukan Kabupaten Bireuen,” ujar Muzakkar.

Acara Temu Karya III Karang Taruna tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, diantaranya Wakil Bupati Bireuen, Ketua KNPI, KIP Bireuen, Sekjen Karang Taruna Aceh beserta pengurus provinsi lainnya, utusan Karang Taruna Aceh Timur, berbagai SKPK dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Bireuen.

Puncak kegiatan Temu Karya tersebut adalah pemilihan Ketua Karang Taruna Bireuen. Hingga kini, proses pemilihan yang diikuti oleh 17 Pengurus Kecamatan yang ada di Bireuen, masih berlangsung. []

Komentar