PM, Banda Aceh—Ketua tim pos pengaduan tenaga honorer Aceh Tenggara Fazri melaporkan kecurangan pengangkatan tenaga honorer di kabupaten itu ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan&RB).

Menurut Fazri kedatangan timnya diterima langsung oleh Azwar Abubakar, Kemenpan&RB yang didampingi Deputi Sumber Daya Manusia Ramli Naibaho.

“Kedatangan kami ke Jakarta dan bertemu dengan Bapak Azwar Abubakar untuk menyerahkan dokumen terkait dengan beberapa temuan kecurangan dalam pengangakatan tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Aceh Tengara,” katanya, Kamis (26/4).

Menurutnya, temuan yang disampaikan ke Kemenpan& RB adalah daftar nama honorer yang ditengarai lulus menjadi PNS namun mereka sama sekali tidak pernah mengabdi sebagai PNS di Aceh Tenggara.

“Kami juga menjelaskan kepada Bapak Azwar Abubakar mengenai modus operandi dan praktik manipulasi yang dilakukan oleh para birokrasi di Aceh Tenggara dalam prosesi pengangkatan tenaga honorer tersebut,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya meminta Kemenpan segera menurunkan timnya ke Aceh Tenggara untuk memverifikasi ulang semua tenaga honorer di Aceh Tenggara yang akan diangakat menjadi PNS, agar tak terjadi gejolak.

“Pak Azwar sudah berjanji segera menurunkan tim dalam beberapa hari ini dan mereka nantinya akan berkordinasi dengan kami,” tandasnya.

Selain itu, Azwar juga berjanji akan meminta Kapolri memantau dan menindaklanjuti soal pidana hukum atas pemalsuan dokumen honorer siluman yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu di Aceh Tenggara.[chk]

Komentar