PM, Banda Aceh – Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia di Kabupaten Aceh Tamiang kembali beroperasi secara bertahap.
Layanan tersebut sempat lumpuh total akibat banjir hingga genangan lumpur tebal. Kini, instalasi ini sudah dapat difungsikan kembali dengan penyesuaian kondisi lapangan.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Puput Mayasari, menjelaskan bahwa pemulihan masih bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya, serta kondisi sarana dan prasarana.
“Alhamdulillah, setelah hampir dua bulan pasca bencana dan sekitar dua minggu sejak akhir Desember, kami sudah mulai bisa beraktivitas kembali di sini,” ujar Puput.
Saat ini, instalasi farmasi masih difungsikan sebagai gudang penyimpanan obat. Sementara itu, pelayanan farmasi untuk IGD dan rawat jalan masih dilakukan di gedung terpisah, sedangkan pelayanan rawat inap telah mulai berjalan dengan sistem yang disesuaikan.
“Kami menyusun obat-obatan secara bertahap sesuai bentuk sediaan dan tata cara penyimpanan yang berlaku. Jika nanti sudah tertata rapi dan aman, seluruh pelayanan farmasi baik rawat jalan maupun rawat inap akan kami pindahkan ke gedung ini,” tambahnya.
Pascabencana di Aceh Tamiang, instalasi tersebut masih terkendala pendistribusian obat-obatan. Hingga saat ini, distribusi obat dilakukan secara manual karena sistem aplikasi farmasi belum dapat dioperasikan akibat gangguan server.
“Sebelum bencana, pendistribusian obat kami lakukan dengan dua cara, yaitu melalui aplikasi yang langsung terhubung ke sistem stok, serta distribusi langsung oleh petugas. Jadi data keluar-masuk obat tercatat secara sistem dan fisik,” jelas Puput.
Namun pascabencana, kerusakan sistem dan keterbatasan akses menyebabkan instalasi farmasi belum dapat menjalankan sistem aplikasi tersebut.
“Saat ini, karena kondisi pasca bencana dan aplikasi yang belum bisa digunakan, masih terkendala di server, pendistribusian obat kami lakukan secara manual. Ini kami lakukan agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan meski dengan keterbatasan,” ujarnya. []
Belum ada komentar