Banda Aceh—Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh menyatakan sejumlah industri makanan kecil di daerah itu aman dari zat berbahaya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Kadis Perindagkop Kota Lhokseumawe M Ridha melalui Kabid Perindustrian Henry di Lhokseumawe, Rabu mengatakan, dari hasil pengawasan industri kecil terutama produk rumah tangga, tidak ditemukan pemakaian bahan atau zat berbahaya yang berdampak buruk terhadap kesehatan.

“Baik dari jenis bahan pengawet maupun zat pewarna yang dilarang digunakan dalam produk makanan ataupun minuman, tidak kita temukan dalam produksi industri kecil dan industri rumahan di Lhokseumawe,” ucap Henry.

Hanya saja, ungkap dia lagi, saat dilakukan pengawasan, ada hal-hal yang perlu dibenahi oleh pengusaha, yaitu berupa masalah higienitas produksi saja, dimana tingkat kebersihan lokasi dan juga proses produksi yang masih belum maksimal tingkat higenitasnya.

Untuk hal itu, pihaknya sudah menyarankan kepada pelaku usaha kecil dimaksud untuk selalu menjaga higienitas produksi yang dihasilkan dari berbagai segi, mulai sebelum masa produksi, tempat hingga pascaproduksi.

Dalam kegiatan pengawasan terhadap industri makanan dan minuman dalam katagori industri kecil dan rumah tangga yang dilakukan mulai dari 22 Maret hingga 29 April 2012, juga sekaligus memberikan pembinaan, katanya.

Pihaknya telah melakukan pengawasan pada 43 titik industri kecil dan industri rumah tangga dalam empat kecamatan dalam wilayah Pemkot Lhokseumawe, mulai industri, makanan kecil, kuliner, sirup, air isi ulang dan juga industri tahu tempe serta berbagai industri makanan dan minuman lainnya.

Berdasarkan catatan, jumlah industri di Kota Lhokseumawe, baik kecil maupun menengah sebanyak 2.500 unit. Lebih dari 60 persen di antaranya didominasi industri aneka kue kering dan roti serta sebagian kecil minuman.

Industri aneka kue kering maupun roti tersebut, lebih banyak merupakan industri rumah tangga. Sebagian kecil lagi sudah termasuk katagori menengah.[ant]

Komentar