Hakim Selingkuh Gagal Dicambuk, Kasatpol PP/WH Gayo Lues Siap Dicopot

Hakim Selingkuh Gagal Dicambuk, Kasatpol PP/WH Gayo Lues Siap Dicopot
Kepala Satpol PP/WH Kabupaten Gayo Lues M.Kasim. |Pikiran Merdeka/Anuar Syahadat

PM, BLANGKEJEREN – Kepala Satpol Pamong Praja (PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Gayo Lues, M. Kasim memastikan oknum Hakim RS dan drg.MH gagal dicambuk. Pasalnya, oknum hakim yang diduga selingkuh saat digerebek anggota WH bersama masyarakat Blower sudah dipindah tugaskan ke Riau.

Akibatnya kata M. Kasim, kasus dugaan khalwat itu mentok di tengah jalan.

“Atasan kita punya ukuran, kalau memang mau dicopot jabatan gara-gara kami tidak bisa membawa oknum Hakim RS dan drg.MH dicambuk, saya siap, dan intinya memang sudah menjadi resiko saya,” katanya Senin (9/11/2015) di kompleks Kantor Bupati Gayo Lues.

Oknum Hakim RS dan drg.MH sebelumnya di gerebek WH bersama masyarakat Blower Blangkejeren karena berdua-duaan di dalam rumah kontrak RS. Lokasi tersebut persis di belakang masjid Raya Blangkejeren.

Setelah ditangkap WH bersama warga sekitar, mereka dibawa ke kantor WH Gayo Lues untuk penyelidikan. Namun, kasus itu tidak sampai ke pihak penyidik Polres Gayo Lues dan hanya diselesaikan dengan denda adat saja.

“Kami tidak bisa lagi bergerak, salah buet (salah proses), karena saat kejadian saya tidak disini dan tidak langsung dilimpahkan ke Polres. Anggota WH juga tidak menghubungi polisi saat penggerebakan itu dan juga tidak meminta surat penggeledahan dari penyidik polisi” ujarnya.

Diakui Kasim, seandainya saat itu kasus tersebut langsung diserahkan ke pihak kepolisian, kemungkinan dalam waktu dekat kedua oknum tersebut pasti dicambuk.

“Kegagalan itu merupakan cambuk bagi saya. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi kegagalan serupa,“ jelas Kasim.

Jika eksekusi cambuk dilangsungkan terhadap oknum itu, Kasim khawatir terduga khalwat tersebut balik menuntut mereka karena tidak adanya PPNS di jajaran Satpol PP/WH Gayo Lues.

Saat ini Kasim, pasrah terhadap gunjingan berat di media sosial dan di masyarakat, karena Satpol PP WH gagal membawa kedua oknum tersebut hingga dicambuk seperti pelaku pelanggaran lainnya.

[PM006]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

WhatsApp Image 2020 12 02 at 05 43 15
Kondisi pasca kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah berkonstruksi kayu di Dusun Imum Basyah, Desa Reuleut, Kota Juang, Bireuen pada Rabu (2/11/2020) dinihari pukul 01.50 WIB. Diduga peristiwa ini terjadi akibat korsleting listrik. (Dok. BPBA)

Kebakaran di Bireuen, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

4D7A4025 C1C9 4D56 A64F 601DAAD83A63
CROSS CHECK: Tim Komnas HAM memeriksa mobil yang digunakan polisi dan laskar FPI saat insiden bentrok di tol Jakarta-Cikampek. Pemeriksaan berlangsung di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Komnas HAM Rekomendasikan Kasus Tewasnya 4 Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan Pidana